Banjir Luapan Parit Irigasi di Desa Songak Genangi Jalan Raya dan Rumah Warga

0
404

LOTIM,POROSLOMBOK -Malam ini, Ahad ( 1/11) telah terjadi banjir luapan di Desa Songak Kecamatan Sakra hingga hingga menggenangi jalan raya Sangapati sepanjang lebih 300 meter.

Akibat luapan air tersebut 3 unit kamar rumah warga tergenang air setinggi lebih kurang 20-30 cm dan sekitar 20 unit rumah tergenang air pada areal pekarangan.

Banjir luapan ini dimulai sekitar pukul 23.00 Wita karena aliran air parit irigasi pada gorong-gorong yang melintasi jalan desa Songak menuju Subak Denggen tersumbat oleh tumpukan material sampah yang berasal dari hulu.

Baca Juga :  Nikmatnya Sambel Belut Khas Sasak di Warung Pinggir Sawah "Warung Garuda" Kopang

Camat Sakra Ahmad Subhan,SH langsung terjun ke lokasi dan bersama masyarakat desa Songak dipimpin Kepala Desa Pihirudin membersihkan material sampah sumber luapan.

Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana ( TRC-PB) BPBD Kabupaten Lombok Timur yang dikontak tidak berselang lama tiba di lokasi sebanyak satu regu dan dibantu oleh pasukan Satpol PP Kabupaten Lombok Timur yang kebetulan melintas sedang patroli malam segera mengurai sumbatan material sampah.

Baca Juga :  Gubernur Ingatkan Kolaborasi dan Inovasi

Hingga pukul 00.15 wita, sumbatan sampah berhasil diatasi dan air parit telah mengalir lancar. Dampak banjir luapan ini tidak ada korban jiwa dan kerugian material.

Informasi dari masyarakat setempat, banjir yang sama terjadi setiap tahun ketika musim penghujan, sehingga pada kesempatan tersebut Camat Sakra menghimbau perlunya kesadaran kolektif dari masyarakat, utamanya yang berada di wilayah hulu agar tidak sembarang membuang sampah/ranting-ranting pohon mengingat awal musim penghujan potensi banjir luapan dapat saja terjadi kembali sehingga perlu upaya pencegahan dan langkah-langkah antisipasi.

Baca Juga :  Anggota DPD RI sukisman Beri Pemahaman 4 Pilar MPR RI, Untuk Warga Labuhan Pandan

“Sekarang sudah masuk musim penghujan, Mohon agar tidak sembarangan membuang sampah, karna itu berpotensi menyebabkan banjir luapan kembali,”Himbaunya. (ns)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini