Poroslombok | Puasa tahun ini disambut dengan rasa suka cita dan riang gembira oleh ummat islam di seluruh dunia. Betapa tidak, suasana meriah bulan puasa yang sempat tersandera oleh corona kini kembali jua.
Mobilitas warga, kerumunan saat berbelanja sampai dengan shalat tarawih berjamaah kini mulai dapat dirasa. Hal itu tentu bukan sekedar kebebasan semata, tetapi bak angin syurga bagi yang berusaha mendapatkan keberkahannya.
Tidak hanya soal kebebasan beribadah semata. Kini, para pencari nafkah mulai merasakan keindahannya. Hampir di seluruh wilayah lombok timur, bazar-bazar ramadhan yang menjual takjil untuk berbuka dapat kita jumpai.
Terlihat berseri-seri wajah para pelaku UMKM yang berjualan di pinggiran jalan ketika di bulan Ramadhan tahun ini, lantunan suara ayat suci alqur’an mulai terdengar di Masjid dan surau-surau di pelosok desa di Kabupaten Lombok Timur.
Inaq masnah salah satu pedagang kolak dan kue basah di pinggir jalan Desa Loyok Kacamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur, tampak sibuk melayani para pembelinya, dengan senyum sumringahnya ia sangat bahagia di Ramadhan tahun ini. “Alhamdulillah dagangan saya laris manis,” ucapnya saat di temui Poros Lombok sore tadi. Minggu (03/04)
Berkah Ramadhan tahun ini memang sungguh terasa, ramainya para pejalan kaki mulai memenuhi jalan-jalan desa usai berbuka puasa, suara petasan bergemuruh bak rudal rusia yang saling bersahutan. “Walaupun suara petasan memang sedikit menggangu tapi tidak apa-apa namanya juga bulan puasa,”ucap inaq masnah lagi.
Ramadhan tahun ini cukup indah, tak ada lagi terdengar masyarakat membicarakan Corona, namun masyarakat sibuk ngobrolin menu berbuka puasa, dari kolak pisang hingga es kelapa muda yang merupakan menu andalan saat berbuka.
Apakah virus corona sudah hilang? tentu tidak!, namun saat ini virus-virus tersebut sudah bisa di kendalikan, sehingga saat ini masyarkat lebih leluasa dalam melakukan kegiatan, dengan usaha yang terus dilakukan oleh pihak terkait baik Forkopinda dan masyarakat.
Seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Timur Dr.H Fathurrahman, SKM, M.AP beberapa waktu yang lalu bahwa Virus Corona hanya bisa dikendalikan dengan Vaksinasi, “Alhamdullah Vaksinasi ke- II kita sudah di angka 85 Persen,”ucapnya.
Capaian ini merupakan anugerah Ramadhan yang patut di syukuri, bahkan bupati membebaskan untuk melakukan ibadah, namun tetap menggunakan protokol kesehatan (Prokes), namun itu tak lantas membuat masyarakat terbebani, yang penting ibadah mereka tidak dibatasi.
Selamat menjalankan ibadah puasa, di bulan yang penuh rahmat dan ampunan ini, semoga apa yang kita lakukan di bulan Ramadhan ini tercatat sebagai amal kebaikan.
(Arul /Poros Lombok)
















