Curhatan Kak Opik Kepada Ummi Rohmi !

POROSLOMBOK-

Ditengah keberhasilan Lombok Timur dalam program Vaksinasi dan 3 Pilar STBM Sekretaris Daerah Drs, HM.Juani Taopik meluapkan kebahagiannya, ditengah tepuk tangan para tamu undangan di acara Deklarasi 3 Pilar STBM, yang bertempat di Lapangan Desa Tetebatu Kecamatan Sikur Lombok Timur, Senin (14/03)

Dengan wajah yang tampak sederhana, Sekda Lotim menyempatkan diri curhat terkait kondisi Lombok Timur yang mulai membaik, sehingga siap menyambut event MotoGP mandalika 2022 yang sebentar lagi akan digelar.

“Mohon izin ummi untuk menyampaikan curhat pribadi kepada ummi, karena sudah satu bulan saya tidak berani membalas whatshap umi, disebabkan dipesan itu ada dua pertanyaan yakni kapan capaian Vaksinasi dosis II nya 80 persen?, dan kapan deklarasi STBMnya? ,” tuturnya walaupun agak sedikit malu-malu.

Ditengah ramainya para tamu undangan dengan semangat yang kuat, Sekda dengan bangga memaparkan bahwa Lombok Timur merupakan Daerah yang sehat dan siap menyambut event-event besar termasuk MotoGP Mandalika 2022.

Dengan rasa terharu ia menyebut capaian Vaksinasi Lombok Timur saat ini di angka 81.01 Persen, mendengar hal ini terlihat wajah gembira dan disambut tepuk tangan para tamu, karena perjuangan Tim Gugus Tugas yang dua tahun berjibaku melawan covid-19 mulai terbayarkan dengan keberhasilan.

Ummi Rohmi dengan senyum tenang dan terlihat bangga atas kerja semua pihak yang selama ini, terus menerus bahu-membahu, berkolaborasi sehingga Lotim bisa dipastikan masih bertahan di PPKM Level – Satu,

“Saya bangga sama Lombok Timur walaupun Kabupaten yang paling padat penduduknya. Namun Kabupaten pertama di Pulau Lombok yang deklarasi 3 Pilar STBM,” kata ummi Rohmi, dibarengi dengan beberapa untaian kata-kata indah yang memuji seluruh para tamu undangan.

Banyaknya permasalahan terkait kartu BPJS PBI JK masyarakat yang gagal di Validasi oleh Kemensos tak lupa Sekda sampaikan, yang saat ini berjumlah 140 ribu. Maka dari itu Sekda harus bekerja keras bersama seluruh pihak terkait untuk mengonlinekan adminduk masyarakat ini kembali. Sehingga sampai saat ini sebanyak 30 persen sudah dionlinekan

Keperdulian orang Nomor tiga di Lotim ini kepada masyarakat memang tidak diragukan, maka ketika kartu BPJS PBI ini tidak bisa di validasi tentunya masyarkat yang kurang mampu tidak akan bisa menggunakan kartu tersebut untuk berobat di rumah sakit ataupun di faskes-faskes yang lain.

Sekda tetap senyum walupun terlihat beban tanggung jawab yang dipikulnya cukup berat namun ia tetap optimis, masalah adminduk online harus segera diselesaikan, karena masyarakat Lotim harus mendapatkan pelayanan yang maksimal dan prima sehingga diakhir maret ia menargetkan permasalahan Adminduk sudah dituntaskan.

“Karena itu kita mempunyai gerakan tuntaskan online sama artinya kita menghasilkan PAD 76 Milyar,” ucapnya Sambil menekankan kepada para pejabat baik tingkat desa sampia tingkat atas semakin memperkuat kerjamasa.

Ditengah riuhnya para tamu, teriknya matahari yang begitu menyengat, sesekali sekda Lotim terlihat ngobrol dengan umi Rohmi, bak seorang anak yang meminta bimbingan kepada orang tuannya, namun wibawanya sebagai seorang ASN tak pernah luput. Semoga di akhir motoGP ini tidak ada masyarakat Lotim yang mengeluhkan bahwa kartu mereka tidak bisa dipakai.

(arul | Poroslombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU