Bupati juga meminta penjelasan komitmen Pemerintah Provinsi NTB terhadap penyelenggaraan kegiatan ini sehingga tidak hanya bertumpu pada alokasi dana Pemda Lombok Timur senilai Rp.1,6 Milyar. Apalagi dana tersebut juga sudah termasuk untuk pelaksanaan pelatihan terpusat.
Dimintanya juga agar panitia mempersiapkan secara seksama pelayanan terbaik bagi seluruh kafilah. Dengan demikian tidak ada keluhan terhadap penyelenggaraan dari berbagai aspek, termasuk akomodasi dan transportasi. Terlebih mengingat kegiatan ini sebagai bentuk syiar agama Islam.
Keikutsertaan lembaga di luar pemerintah diharapkan pula dapat memberikan dorongan suksesnya pelaksanaan kegiatan tersebut, di samping melalui kegiatan tambahan yang digelar di ruang-ruang publik yang ada di Lombok Timur seperti Taman Rinjani atau pun Masbagik.

















