PorosLombok.com, LOTIM –
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Timur Drs HM Juaini Taofik, M.AP laksanakan Pemaparan Proyek Perubahan di Kampus BPSDM Provinsi Jatim. Kegiatan ini merupakan kegiatan akhir dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional yang digelar oleh LAN RI, hari ini, Rabu (07/12).
Dalam Program tersebut, sekda mengembangkan sebuah aplikasi yaitu Buat Adminduk Secara Online atau yang di singkat “BAKSO”, yang dimana program ini guna mempermudah masyarakat dalam pembuatan data kependudukan.
Sekda mengungkapkan, sebelumnya Aplikasi Bakso sudah ada akan tetapi belum optimal, karena hanya dilaksanakan oleh Dukcapil dan 61 desa Sehingga Inilah entri point proyek perubahan untuk dapat menuntaskannya di 254 desa dan mengimplementasikan program ini bagi warga Lotim.
“Jika adminduk tuntas maka one data Policy di Lotim sebagaimana arahan Bapak Presiden untuk terwujudnya satu data untuk Indonesia dalam bidang administrasi kependudukan akan tercapai,” ungkap Pria yang akrab dipanggil kak Ofik ini melalui sambungan telpon.
Sekda menjelaskan, Aplikasi BAKSO merupakan aplikasi pelayanan adminduk berbasis web yang digunakan pada fasilitas pelayanan adminduk secara daring bagi penduduk pada setiap Desa yang dilaksanakan oleh Fasilitas pelayanan oleh Petugas Pencatatan kependudukan Desa (PPKD) selaku operator BAKSO dibantu oleh Pokja Adminduk Desa
” Pelayanan dengan aplikasi BAKSO meliputi pembuatan Kartu Keluarga, E- KTP, Akta kelahiran, akta kematian dan KIA ,”jelasnya.
Dalam Percetakan dokumen adminduk pada aplikasi BAKSO sambungnya, dilaksanakan sendiri oleh PPKD pada masing-masing desa. Seperti yang sudah dilaksanakan oleh 193 Desa namun 61 Desa belum memanfatkan aplikasi tersebut.
Adapun upgrade dalam aplikasi Bakso dengan Fitur layanan yang lebih lengkap yakni:
(1) TRACKING
fitur ini untuk Memudahkan penelusuran proses layanan dari pengajuan sampai penyelesaian.
(2) FITUR TIMING
Standar waktu setiap tahapan proses layanan.
(3). FITUR KONTROL DAN MONITORING
Kontrol dan pengawasan terhadap petugas dalam pelaksanaan tahapan proses layanan online, Memastikan setiap petugas melaksanakan tahapan proses layanan, sehingga menjadi dasar reward-punisment.
(4). FITUR DATA
Menyajikan berbagai data sebagai hasil layanan (jenis data/dokumen, jumlah pengguna, data tambahan yang diperlukan).
(5). FITUR PENGADUAN DAN INFORMASI
Tersedianya fitur aduan dan informasi
secara timbal balik antara penduduk dan petugas.
Lebih jauh sekda menjelaskan pengembangan BAKSO dengan 2 jalur layanan yakni, Kolaborasi Dinas terkait seperti PMD, Dikbud, Dikes, RSUD, Dinsos dan layanan perorangan.
Dalam aplikasi ini kata sekda ada Penambahan Jenis Layanan diantaranya, Jenis Layanan Semula : Kartu Keluarga, KTP Elektronik. Akta kelahiran, akta kematian dan Kartu Identitas Anak dan Penambahan Jenis Layanan : SKPWNI (Pindah-Datang), Pengecekan/Perbaikan Elemen Data.
Langkah pengembangan aplikasi BAKSO lanjutnya, akan dimulai pada tahun anggaran 2023, baik Penyusunan rencana perubahan, mekanisme kerja pelayanan adminduk daring dengan aplikasi, dan beberapa rencana kerja lainya.
“Insyaallah tahun 2023, aplikasi Bakso sudah berbentuk Android dan bisa di instal di Smartphone,” tandasnya
Tak lupa Sekda juga menyampaikan terimakasihnya kepada Bupati Lotim HM Sukiman Azmy selaku mentor, Dekan Fakultas Ilmu Adm Brawijaya Malang sebagai Penguji dan semua Pihak yg telah mendukung Proyek Perubahan ini.
“Semoga kami menjadi peserta terbaik tahun ini, dan bakso menjadi program unggulan di Lombok Timur, dan yang paling penting kata warga surabaya bahwa Sekda Lotim terpilih sebagai Bang Bakso Terganteng pada tahun 2022.” pungkasnya bercanda
(Arul/ PorosLombok)
















