(PorosLombok.com) – Beredar di media sosial video panas yang di mana di caption-nya diduga warga Terara, Lombok Timur. Video tersebut sempat viral di media sosial dan mencoreng nama baik desa setempat.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Desa Terara, Ida Laela, langsung angkat bicara. Ida menegaskan bahwa pemeran dalam video tersebut bukanlah penduduk yang tinggal di desanya.
“Sama Pak Kadus, ternyata itu memang orang (yang dimaksud), tapi tidak pernah di Terara, Bu Kades,” ujar Ida Laela menirukan laporan jajarannya. Kamis (15/01/2026).
Meski orang tua dari sosok dalam video tersebut merupakan warga asli setempat, Ida memastikan bahwa yang bersangkutan tidak pernah berdomisili di Terara.
Berdasarkan penelusuran pihak desa, pelaku diduga kuat saat ini berada di luar negeri.
“Ternyata mereka, orang ini katanya di Malaysia, tapi dia tidak di Terara orang ini gitu,” jelasnya.
Ida Laela mengaku geram dengan pencatutan nama Desa Terara dalam video asusila tersebut. Ia pun tidak segan-segan untuk menyeret masalah ini ke ranah hukum demi menjaga martabat desanya.
“Malah tiang (saya) ancam, tiang akan laporkan, tiang bilang gitu kan,” tegas Ida.
Saat ini, pihak pemerintah desa terus melakukan koordinasi, termasuk melalui Kepala Dusun Terara Utara, untuk memantau situasi dan memberikan informasi yang benar kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman lebih lanjut.
(arul/PorosLombok)
















