LOTIM, Poroslombok – Terkait rencana Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk mengelola dan mengembangkan daerah wisata di Ekas Buana akan segera dilaksanakan, dimana kegiatan tersebut pengerjaannya akan diintervensi oleh 3 dinas diantara DLHK, Dishub, dan PUPR yakni Bidang Bina Marga.
Hal ini diungkapkan Kepala Bidang (Kabid) Bina Marga pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Lomok timur, Lalu Kurnia Darmawan,ST, saat ditemui di ruang kerjanya, senin (21/06/21).
Ia menjelasakan, bidang bina marga mengintervensi terkait existing yakni ruas jalan dari ekas menuju makam teompok- ompok, yaitu berupa pembangunan badan jalan sepanjang kurang lebih 500 meter dan pembangunan jembatan sederhana pada posisi muara laut dan sungai yang menuju makam teompok – empok.
“Ini masih dalam perencanaan, mungkin akan kita laksanakan dengan pembangunan jembatan sederhana dengan teknis W5 yaitu bentang kira-kira sekitar 5 meter” ungkapnya.
Lebih lenjut, kata pria yang akrab di panggil miq awan ini, untuk progres pelaksanaan pekerjaan sampai dengan hari ini sudah rampung dan dalam waktu dekat akan segera dimulai proses pelelangan dan akan diupayakan supaya proses pelelangan bisa masuk bulan ini.
“Mungkin awal bulan depan sudah bisa selesai dengan proses pelelangannya. sehingga di pertengahan bulan depan kita sudah bisa melihat proses pengerjaannya” ucapnya.
Dalam proses pembangunan badan jalan, sambung miq awan, sekalian dengan pembangunan jembatan nya karna pemerintah melihat pada posisi itu adalah areal pantai yang selamanya difungsikan oleh masyarakat dan sebagai tempat pemukiman yang hampir setiap tahunnya dilanda Rop atau banjir air bah.
“Jadi penanganannya ini akan menjadi penanganan lengkap dari tiga dinas ini. nantinya ada yang bertanggungjawab terhadap pembangunan pemukimannya, ada yang bertanggungjawab terhadap penataan lokasi wisata, dan kami bertanggung jawab terhadap pembangunan jalan atau akses jalan yang akan dilalui oleh tempat relokasi itu” terangnya.
Ia juga menyampaikan, mengacu dari RAB anggarannya untuk pelaksanaan di DPA sekitar 1,2 Miliar untuk jalan dengan pembangunan jembatan nya. itu artinya, kata dia, panjang jembatan itu sekitar 5 meter dengan jembatan beton bertulang dan dianggarakan dari Dana Alokasi Umum (DAU)
“Kalau berdasarkan rencana kontrak ini kan belum kita berbicara masalah draft kontrak, mungkin akan kita buat masa pelaksanaan sekitar 6 bulan” tutupnya (rl)

















