Promosikan Desa Loyok, LPSDM Datangkan Tim Dokumentasi Dari Kenya

LOMBOK TIMUR | PorosLombok.com – Untuk terus mempromosikan desa Loyok secara global, Pemdes Loyok bekerjasama dengan Kapal Perempuan dan LPSDM ( Lembaga Pengembangan Sumber Daya Mitra ) mendatangkan tim dokumentasi terbaik dari Republik Kenya ( Afrika Timur )

Dimana Tim dokumentasi tersebut akan membuat video tentang keindahan alam, objek wisata, kegiatan Sekolah Perempuan  dan kegiatan anyaman bambu masyarakat desa Loyok.

Direktur LPSDM, Ririn Hayudiani menjelaskan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk pendokumentasian pendataan partisipatif Perspektif Getsi. Pendokumentasian ini sebagai dokumen untuk bisa menjadi bagian dari pengembangan pengetahuan. Selain itu juga sebagai sharing pengetahuan bagi banyak desa yang lain, kabupaten kota, daerah, provinsi lain bahkan bahkan tingkat nasional dan global.

Tujuannya adalah agar apa inisiatif – inisiatif dan praktik baik yang sudah dilakukan di desa Loyok dapat dilihat oleh semua pihak sebagai pengetahuan dan  pembelajaran bersama sehingga itu bisa direflikasikan atau diadopsi oleh para pengambil kebijakan dan juga mulai dari desa sampai ke tingkat global.

“Mereka adalah tim pendokumentasian yang kami undang bersama Kapal Perempuan untuk melakukan pendokumentasian ini dan mereka melakukan secara penuh dedikasi semangat dan profesional” ucapnya di lokasi pengambilan dokumentasi pada Senin ( 13/5).

Dijelaskannya, mereka adalah tim dokumentasi terbaik yang biasa mendokumentasikan Nasional Geografik sehingga diajak kerjasama oleh Kapal Perempuan dan LPSDM.

Sementara itu Pjs. Kepala Desa Loyok, Samuil Khair merasa bersyukur atas kunjungan ini karena menurutnya ini merupakan momen yang terbaik bagi masyarakat desa Loyok untuk mempromosikan bahwa desa Loyok adalah desa yang ramah perempuan dan peduli anak.

“Momen ini dapat mempromosikan hasil – hasil kerajinan yang ada di desa Loyok, keindahan alam termasuk objek wisata yang ada” terang Samuil.

Selain objek wisata dan kerajinan anyaman bambu, pada hari ini ( Senin, 13/5 ) tim dokumentasi dari Kenya ini mengambil syuting terkait PRA ( Partisipatori Rural Apraisal ) yakni terkait data terkait penduduk, baik itu data data keluarga, adminduk, disabilitas, keluarga mendapat bantuan sosial, yang tergambar dalam peta besar yang dimiliki oleh lembaga Sekolah Perempuan desa Loyok.

“Dengan melihat peta data ini, kita bisa melihat tentang keadaan masyarakat, dan kita bisa membuat perencanaan ke depan” ujarnya.

Dengan diambilnya video kegiatan masyarakat di desa Loyok ini dan dibuat menjadi sebuah film atau video oleh orang mancanegara, diharapkan bisa lebih mempopulerkan desa Loyok yang merupakan desa wisata dan memiliki sumber daya manusia yaitu sumber daya alam seperti bambu yang diolah menjadi sebuah kerajinan tangan yang bernilai ekonomis.

“Harapan kami, tamu dari manca negara bisa lebih banyak berdatangan ke desa Loyok supaya desa Loyok maju, masyarakatnya semangat untuk menambah produk – produknya” ucapnya.

Tak lupa, ucapan terima kasih ia ucapkan kepada semua elemen masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, BPD , perangkat desa, juga LPSDM dan Kapal Perempuan yang telah mendatangkan tamu untuk mempromosikan desa Loyok. ( PL, Erwin )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU