Warga dan Pemda Kolaborasi Tata Kubur Kedondong Jadi TPU Modern di Tengah Kota

(PorosLombok.com) – Warga Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, bersama Pemerintah Kabupaten Lombok Timur mulai menata Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kubur Kedondong menjadi kawasan pemakaman modern di tengah kota.

Peletakan batu pertama penataan TPU tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Lombok Timur, H.M. Haerul Warisin, Senin (04/8).

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WITA itu dirangkaikan dengan doa Syafa’atul Qubro dan dihadiri Forkopimcam, tokoh agama, tokoh pemuda, serta masyarakat setempat.

Bupati yang akrab disapa H. Iron itu mengatakan TPU Kubur Kedondong memiliki luas dua hektare dan akan ditata secara optimal untuk memenuhi kebutuhan pemakaman masyarakat Selong, termasuk pendatang.

“Tidak perlu lagi mencari lahan baru untuk pekuburan umum, cukup kita tata Kubur Kedondong ini,” tegasnya.

Menurutnya, inisiatif penataan pemakaman dari warga patut diapresiasi, apalagi dilakukan di kawasan padat penduduk. Ia juga membuka peluang dukungan anggaran yang lebih besar jika TPU ini naik status menjadi pekuburan kabupaten.

“Kalau benar ini akan jadi pekuburan kabupaten, tentu kita akan bantu dengan dana yang lebih besar,” ujarnya.

Pemda, kata Bupati, siap memberi dukungan bertahap setiap tahun jika penataan dilakukan secara berkelanjutan dan serius.

Ketua Panitia Penataan TPU Kubur Kedondong, M. Irfan, M.Pd., mengatakan sebelum penataan dilakukan, pihaknya bersama tim peneliti melakukan riset sejarah di lokasi tersebut.

“Lokasi ini memiliki nilai sejarah dan disebut sebagai ‘hadiah alam’ oleh para tokoh setempat,” ungkapnya.

Irfan menambahkan, penataan bertujuan menciptakan kawasan pemakaman yang bersih, tertib, dan layak bagi masyarakat. Ia juga berharap TPU ini dapat naik status menjadi pekuburan kabupaten.

“Kami ingin mewujudkan pemakaman yang nyaman, aman, dan memiliki nilai religius sebagai bentuk kepedulian terhadap fasilitas umum,” katanya.

Menurutnya, keresahan warga terhadap maraknya pencurian dan gangguan keamanan di area pemakaman menjadi salah satu alasan penataan dilakukan.

Kegiatan peletakan batu pertama ditutup dengan doa bersama. Panitia mengimbau agar informasi kegiatan ini disampaikan secara luas melalui masjid dan musholla agar masyarakat turut berpartisipasi aktif dalam penataan TPU Kubur Kedondong.

(*/porosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU