LOTIM, POROSLOMBOK- Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan terhadap masyarakat Lombok Timur keberadaan lembaga luar sekolah salah satu langkah yang dilakukan pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (DIKBUD) Kabupaten Lombok Timur. Hal itu dikatakan Sekretaris Dikbud, As’ad saat ditemui di ruang kerjanya, Jum’at (25/06/2021).
Lembaga non formal seperti Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) kata dia akan didorong keberadaannya untuk tetap aktif dan dibina oleh dinas. Sehingga diharapkan mampu mempertahankan Indeks Pembangunan Manusia ditengah ancaman Pandemi virus Corona atau Covid-19. Di mana masyarakat atau siswa kurang efektif melaksanakan kegiatan belajar .
“Adanya PKBM setidaknya bisa membantu dalam mengatasi angka putus sekolah di masyarakat karena akibat Covid-19 rutinitas belajar siswa bisa dikatakan belum maksimal,” kata As’ad
Menurutnya, keberadaan PKBM ini selain mengurangi angka putus sekolah juga bisa membantu mempertahankan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lotim khususnya bidang pendidikan.
Namun sejauh ini keberadaan PKBM di Lotim dikatakan masih sedikit sehingga ia mendorong agar terbentuk PKBM baru di kecamatan. Ia mencatat saat ini PKBM yang masih aktif sebanyak 27 tersebar di beberapa kecamatan. Sebab tidak semua kecamatan memiliki PKBM.
Semestinya PKBM itu ada di masing – masing kecamatan dan lebih bagusnya lagi jika tiap kecamatan memiliki 2 PKBM . “Semakin banyak PKBM malah semakin bagus sebab PKBM ini dibiayai oleh negara melaui dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk program kesetaraan” pungkasnya (ns)
















