LOTIM | Poroslombok.com – Potensi pariwisata di daerah Nusa Tenggara Barat (NTB), terutama di pulau Lombok memiliki prosfek yang cerah jika mampu dimaksimalkan secara optimal.
Diketahui, dalam waktu dekat event World Superbike (WSBK) akan digelar di sirkuit Mandalika Lombok Tengah NTB. Diperkirakan akan ada puluhan ribu penonton akan hadir untuk menonton secara langsung event dunia tersebut.
Bahkan pada gelaran MotoGP tahun depan diperkirakan akan mampu menyedot ratusan ribu jumlah penonton, baik dari mancanegara maupun lokal.
Dengan jumlah penonton yang begitu besar, tentu harus sebanding dengan jumlah penginapan yang tersedia di wilayah ini. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim, Muksin, SKM.,MM di Selong, Rabu (17/11).
Menurutnya, potensi pariwisata tetap akan menjadi prioritas yang akan ditawarkan kepada para pengunjung WSBK nantinya. Karnanya, investasi terhadap pengusaha penginapan dan perhotelan harus dibuka selebar-lebarnya di daerah ini.
“Diwilayah selatan itu sekarang sudah ada belasan penginapan sudah berjalan. Termasuk di Ekas itu sekarang sudah dibangun hotel bintang lima,” paparnya.
Hal itu tentu menjadi angin segar bagi pengembangan pariwisata di wilayah selatan sebagai salah satu penyangga kawasan ekonomi khusus (KEK) Mandalika.
Muksin juga menyebutkan, bahwa semua itu harus ditunjang oleh 4 infrastruktur yang memadai. Yakni infrastruktur jalan, infrastruktur air, infrastruktur listrik dan infrastruktur jaringan internet.
“Diwilayah pariwisata itu kan tidak boleh ada blank spot. Karna itu, upaya pemda maupun pemdes setempat dalam mengatasi masalah internet sangat kita apresiasi,” kata dia.
Terkait masalah air, kata dia, memang masih menjadi tugas yang terus diupayakan. Diketahui nantinya wilayah selatan akan disuplay air dari wilayah utara dan timur, selain tentunya DAM Pandan Dure bisa menjadi alternatif untuk terus dioptimalkan.
Terkait infrastruktur jalan, Muksin menuturkan, bahwa pada tahun 2020 lalu pemerintah pusat sudah menganggarkan dana untuk pembangunan jalan By Pass dari pelabuhan lembar menuju kawasan mandalika dan ditembuskan sampai ke pelabuhan kayangan.
“Tapi karna terkendala pandemi covid-19 sehingga belum bisa dilaksanakan. Kita berharap mudah-mudahan covid ini segera berakhir, sehingga program tersebut segera bisa terealisasikan,”tuturnya.
Selain jalan By Pass lembar-kayangan, pemerintah juga akan menyambung jalan negara dari pringgabaya sampai sebau sembalun. (ns).

















