Antisipasi Kekerasan Antar Pelajar, SMA Perigi Laksanakan Roots Day dan Mitigasi Bencana Alam

LOTIM | POROSLOMBIK

Duta Agen Perundungan merupakan program Sekolah Penggerak SMA Perigi dalam mengantisipasi kekerasan dan bulliying pada teman kelas, teman sekolah dalam lingkungan Sekolah Khususnya dan Lingkungan Masyarakat umumnya baik secara langsung/fisik atau tidak langsung seperti di medsos.

“Dengan program ini, kita berharap kedepan tidak ada lagi kekerasan dan bulliying antar sesama pelajar. Baik di lingkungan sekolah maupun lingkungan masyarakat,” ungkap Kepala SMA Perigi, Asri Mardianto, kepada poroslombok, selasa (07/12).

Ia menambahkan, SMA Perigi menjadi satu satunya Perwakilan SMA Swasta Provinsi Nusa Tenggara Barat dari 382 SMA seluruh Indonesia dari 34 Provinsi dan 250 Kabupaten / Kota, yang diseleksi dan ditunjuk untuk menjadi sekolah Penggerak oleh Kementrian KEMDIKBUDRISTEK RI dalam mengimplementasikan Profil Pelajar Pancasila Pendidikan Paradigma Baru Merdeka Belajar.

Dirinya berharap, Duta Agen Perundungan Sekolah Penggerak SMA Perigi akan dapat menjadi Agen Perubahan yang memberikan teladan untuk berperilaku baik,menebarkan kebaikan, dalam membangun Iklim Ekosistem dilingkungan sekolah.

“Mereka dilatih secara luring mengikuti Bimbingan tekhnis selama sepuluh hari yang mana materi-materi bimbingan tekhnis diperoleh secara langsung melalui Aplikasi langsung dari Pusat penguatan Karakter Kementrian Pendidikan, melalui Pretes materi dan Post Test,” jelas Asri Mardianto yang karib disapa Bang Alex itu.

Maka, lanjut dia, untuk mengukuhkan 30 siswa siswi Duta Agen Perundungan/perubahan Tersebut, serta menjadikan SMA Perigi sebagai sekolah anti perundungan yang ramah dan nyaman untuk anak, maka akan dilaksanakan Roots Day untuk menampilkan karya dan pentas seni perundungan berupa tari, pidato, puisi, teatrikal, Ikrar dan tanda tangan Duta Perubahan.

“Salah satu rangkaiannya adalah, melaksanakan aksi nyata bhakti sosial memberikan bantuan Sembako dan Mitigasi sosialisasi dini Bencana Alam, menyikapi terjadinya bencana Alam Banjir di Pulau Lombok,” imbuhnya.

Hal ini, lanjut dia lagi menerangkan, dilakukan secara Home Visit ke permukiman lansia dan jompo. Agen Perubahan SMA Perigi juga memberikan perhatian penuh Kepada Orang dengan Gangguan Jiwa ( ODGJ ) dengan memberikan Alat-Alat Kebersihan dan turut membantu Merawat Kebersihan Fisik OGDJ Tersebut.

“Harapan kami melalui aksi ini agar warga waspada akan cuaca ekstrim ini yang bisa menyebabkan bencana Alam, terutama Hujan Angin yang sering terjadi beberapa hari ini, sehingga anggota Keluarga yang lain tidak meninggalkan bapak ibu Lansia yang ada di dalam rumahnya dalam waktu yang lama. Namun kita berdo`a dan berharap agar Tidak Terjadi lagi Bencana di Pulau Lombok Khususnya dan Negara Kesatuan RI umumnya,” Tutup Asri Mardianto.

(Anas /Pl)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU