Lombok Timur, POROSLOMBOK –
Konplik yang terjadi di internal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) merupakan sesuatu yang wajar dalam alam Demokrasi, akan tetapi ada banyak hikmah yang bisa diambil didalamnya.
Demikian yang diungkapkan Sekretaris DPC PPP Lotim sekaligus Angota DPRD, Farouk Bawazier, saat dikonfirmasi awak media. selasa (28/12)
Dikatakan Farouq insiden pengerusakan kantor PPP Lotim membuat para pengurus harus berkantor melalui During, sehingga para kader terutama yang saat ini menduduki kursi DPRD lebih banyak turun ke lapangan menemui masyarakat.
“Sekarang kita bisa bersilaturahmi ke pondok pesantren, mendengarkan keluhan masyarakat dan lain-lain,” ungkapnya
Menurut Farouq dengan turun kebawah dirinya bisa langsung menyerap aspirasi masyarakat namun tetap membawa nama Partai, tentunya hal ini sesuatu yang patut disyukuri, karena kata dia memang inilah tugas sebenarnya para Wakil Rakayat ( DPRD – red)
Jadi kejadian ini sambungnya tidak selamanya berdampak negatif, akan tetapi ada sisi Positifnya, sesuai dengan arahan DPW beberapa waktu yang lalu yang dimana menekankan kepada DPC untuk rajin turun ke Masyarakat.
“Boleh dibilang saat ini kami berkantor dimasyarkat dulu,” tandasnya
Dijelaskannya waktu untuk turun ke Masyarkat tidak tentu, bahkan dirinya mengaku setiap ada kesempatan selalu melakukan hal tersebut, baik dengan ataupun tanpa undangan, bahkan tak jarang dirinya berdiskusi dipinggir jalan sambil mendengarkan keluhan-keluhan yang ada dibawah.
“Ini diluar reses ya, tapi ini niat saya pribadi sebagai anggota DPRD” tutupnya
(Arul/Poroslombok)















