Lotim, PorosLombok.com –
Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dukcapil Kecamatan Sikur gencarkan sosialisasi Kartu Tanda Penduduk (KTP) Digital, yang dimana hal ini merupakan Program Pemerintah Pusat untuk terwujudnya satu data untuk Indonesia dalam bidang adminduk.
Kepala UPTD Dukcapil Sikur, Heri Alwan Yasri, S.E menjelaskan bahwa, KTP Digital meliputi, data Kartu Keluarga, KTP, Akta kelahiran, akta kematian dan KIA, dengan cara cukup memasang aplikasi tersebut melalui smart Phone masing-masing.
“Jadi masyarakat tidak perlu lagi memegang KTP fisik, cukup menunjukkan Barcode dan di scan jika ingin menunjukkan identitasnya,” ungkap Alwan, Jumat (24/02).
Adapun kelebihan dari KTP digital ini salah satunya juga, dapat meminimalisir praktek-praktek percaloan di tengah masyarakat, karena pembuatannya tidak bisa diwakilkan, dan semuanya gratis, tanpa dipungut biaya sedikitpun.
“Jadi kalau sudah semua orang pakai KTP Digital, tentu para calo-calo ini nanti akan gigit jari, karena tidak ada lagi orang yang akan bisa nitip-nitip membuat KTP, kecuali mungkin nanti ada keperluan mendesak,” ujarnya.
KTP digital ini lanjutnya, akan terintegrasi juga nantinya dengan beberapa pelayanan seperti BPJS, data penerima bantuan, serta keperluan Perbankan lainnya, namun diakuinya, saat ini masih dalam tahap sosialisasi, sehingga karena hal ini, penerbitan blanko E-KTP sudah mulai dikurangi.
Akan tetapi sambung Alwan, bagi masyarakat lansia yang tidak bisa atau belum mempunyai smart Phone ada pengecualian, yakni tetap dibuatkan KTP Elektronik seperti biasa.
“Jika ada yang datang untuk membuat KTP, kita arahkan untuk membuat KTP Digital, terutama Generasi Z dan Kaum milenial yang kesehariannya hidup dengan smart Phone,”tandasnya..
Sosialisasi KTP Digital ini, terang Alwan, dimulai dari para aparatur Desa yang ada di seluruh kecamatan Sikur, dengan meminta semua perangkat desa untuk beralih menggunakan KTP Digital. dan sejak dua bulan terakhir ini banyak juga para pelajar yang sudah membuat KTP digital, mengingat untuk persiapan nanti mendaftar ke perguruan tinggi.
“Karena target kita dari Dukcapil sendiri, masyarakat Lotim untuk tahun 2023, 25% harus mempunyai KTP Digital, makanya terus kita gencarkan sosialisasi,” akunya.
Alwan berharap para kepala Wilayah di masing-masing desa khususnya di Kecamatan Sikur, aktif turut serta mensosialisasikan KTP Digital ini untuk mendukung Program Pemerintah Pusat.
“Semoga Masyarakat kita juga kedepannya bisa tertib Adminduk, guna mempermudah pemerintah dalam hal pendataan,” pungkasnya.
(Arul/ Poroslombok)
















