Camat Masbagik Optimis Kondusifitas Wilayah Aman Jelang Pemilu 2024

Lombok Timur,PorosLombok.com | Kecamatan  Masbagik, merupakan salah satu wilayah di Lombok Timur yang paling tinggi jumlah penduduknya, namun berdasarkan pantauan selama ini dari pihak Kecamatan bahwa tingkat kerawanan konflik jelang Pemilu 2024 sangat kecil.

“Insyaallah Kecamatan Masbagik kondusif, jelang Pemilu 2024 dan juga ketika hari H nya,”, ucap Agus Sapandi Camat Masbagik kepada PorosLombok. Selasa (16/02).

Dijelaskannya, Jumlah DPT Masbagik kurang lebih 81.051 yang dimana laki-laki 40.104 Perempuan 40.947, yang meninggal Dunia 251 dan sejumlah Pemilih potensial non ktp elektronik 3.333, yang tersebar di 327 TPS di 10 Desa.

“Menurut data DP4 yang tersisa 697 orang belum melakukan perekaman KTP Elektronik,” akunya.

Dijelaskannya, bahwa masyarakat masbagik saat ini sudah menjadi Pemilih cerdas sehingga sudah faham tentang bagaimana menghadapi Pemilu 2024, maka dari itu kata dia, tentunya tidak akan meributkan sesuatu yang tidak-tidak apalagi indonesia merupakan negara demokrasi.

“Kita kan sudah lama mengikuti Pemilu secara langsung jadi sudah biasa dengan keadaan seperti ini,” ujarnya.

Namun kata dia, Langkah-langkah antisipasi tetap dilakukan bersama seluruh pihak terkait, baik TNI,Polri, Satpol PP dan beberapa  pihak terkait lainnya, untuk menjaga kemungkinan buruk terjadi saat Pemilu nanti.

“Karena kita tidah tau, apa yang tejadi esok yang penting kita sudah siapkan segala sesuatunya, agar proses Pemilu 2024 ini aman dan kondusif,”jelasnya.

Maka dari itu, Agus berharap agar seluruh masyarakat khususnya yang ada di Kecamatan Masbagik agar ikut serta menjaga kondusifitas wilayah masing-masing, karena Pemilu bukanlah ajang perpecahan, namun sebagai cara menghidupkan Demokrasi di Indonesia.

“Jangan gara-gara beda pilihan kita bertengkar, dan tidak saling sapa dengan tetangga, siapapun yang menang mungkin itulah yang terbaik,”pungkasnya.

(Arul/Poroslombok)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU