Gelar Rakerda 1, IJTI NTB Siap Bersinergi Promosikan Pariwisata Daerah

Lombok Timur, PorosLombok.com | Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI) Nusa Tenggara Barat (NTB) gelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Ke-1, dengan tema “Penguatan Fungsi Pers Mengangkat Citra Pariwisata Daerah”.

Turut Hadir Pada acara tersebut, PJ Bupati Lombok Timur, dan Sejumlah Ketua Organisasi Wartawan dan media di NTB, bertempat di Hotel Grand Ori Tetebatu Kecamatan Sikur, Lombok Timur, Sabtu Malam (02/03).

Dalam sambutanya, Ketua IJTI NTB Riady Sulhi menyampaikan, terimakasihnya kepada semua anggota IJTI NTB yang berjumlah 35 orang yang mensukseskan acara ini, Tak lupa pula apresiasinya kepada PJ Bupati Lotim dan semua tamu undangan yang berkenan hadir.

“Kami dari IJTI berkomitmen memberikan sumbangsih untuk kemajuan pariwisata daerah,” ucapnya singkat.

Kemudian PJ Bupati Lotim Drs. HM Juaini taofik, Dalam kesempatan tersebut Menyampaikan telivisi berperan penting untuk kemajuan Pariwisata mengingat Lombok Timur memiliki Alunan Budaya Pringgasela masuk dalam kalender Nasional, Sehingga dapat membantu untuk mempromosikan Lombok Timur,

“Kita berharap event ini juga masuk dalam pembahasan rakerda IJTI,” harapnya.

PJ Bupati juga menyambut baik di Rakerda IJTI NTB dengan mengangkat tema. pariwisata daerah karena semakin banyak promosi yang diberitakan oleh media, maka semakin diketahui oleh wisatawan baik dalam negeri maupun mancanegara.

Terlebih kata Juaini Taofik, keberadaan media mainstream semisal televisi dan media lainnya dapat memberikan warna untuk ikut serta bersinergi membangun sektor pariwisata di daerah Lotim khususnya.

“Kabupaten Lombok Timur masuk sebagai salah satu tiga daerah di NTB ditingkat nasional dalam event pariwisata yakni Alunan Budaya Nusantara Kain Pringgasela. Sehingga event nasional ini bisa mengangkat citra pariwisata di Lotim sesuai dengan tema Rakerda IJTI NTB,” katanya.

Kehadiran para pewarta baik mainstream maupun yang lainnya tambahnya, hampir wajah pemerintahan yang menjadi obyek relativitasnya semakin tinggi. Semua orang bisa saja menjadi wartawan, namun dipastikan hanya produk-produk jurnalis yang profesional yang menjadi referensi publik.

“Kalau kita mengecewakan satu orang, efeknya hanya orang itu saja. Tapi jika mengecewakan satu wartawan, efeknya bisa menjadi seribu,” demikian Juaini Taofik mengibaratkan.

Pj. Bupati Lotim itu juga menceritakan sejarah kekalahan Jerman dalam peperangan beberapa dekade yang lalu. Ternyata, peran wartawan sangat vital. Sebab, sandi-sandi yang digunakan tentara Jerman dibongkar oleh jurnalis.

Demikian pula peperangan di zaman Rasulullah saat itu. Kenapa Rasulullah bisa menang dengan hanya memiliki bala tentara yang sedikit dibanding musuh-musuhnya. Tidak lain, karena informasi saat itu yang menyebutkan bahwa Rasulullah dan tentaranya mampu melewati medan berat untuk pergi berperang. Sehingga musuh-musuhnya pun berfikir untuk ke medan perang.

“Dianalogikan menang sebelum berperang,” tandasnya.

Dalam Rakerda IJTI NTB itu juga dihadiri sejumlah pimpinan OPD dan perwakilan Forkopimda Lotim.

(Arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU