LOTIM – PorosLombok.com ||
Untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta memastikan kelancaran arus lalu lintas arus mudik terutama pada malam H takbiran, Polres Lombok Timur bersama Forkopimda menggelar patroli gabungan malam takbiran 1445 H 2024.
Patroli gabungan tersebut diikuti langsung oleh Pj Bupati Lombok Timur, Kapolres Lombok Timur, Dandim 1615 Lombok Timur, dan beberapa kepala OPD terkait.
Selain menjaga Kamtibmas dan kelancaran arus lalu lintas, patroli gabungan tersebut bagi Badan Penanggulangan Bencana Daerah adalah untuk antisipasi terhadap bencana banjir dan tanah longsor serta pohon tumbang di ruas-ruas jalan yang dilewati pemudik.
“Malam ini kita melaksanakan patroli gabungan untuk mengantisipasi terjadinya bencana alam. Termasuk banjir luapan saluran seperti yang terjadi di simpang empat Masbagik,” terang Kalak BPBD Lotim L. Mulyadi kepada kepada poroslombok.com, Selasa (9/4/2024).
Menurut L. Mulyadi, setidaknya dalam satu Minggu terakhir pihaknya rutin melakukan patroli untuk mengantisipasi terjadinya bencana banjir dan pohon tumbang.
Sebelumnya, pihak BPBD bersama Damkarmat dan Dinas Lingkungan Hidup telah melakukan pemangkasan terhadap ratusan pohon di pinggiran ibu kota, Selong. Pemangkasan dilakukan terhadap pohon yang dinilai dapat membahayakan pengguna jalan.
Sejauh ini pemangkasan berjalan dengan baik. Dalam sehari pemangkasan dapat menyasar 10 sampai 15 pohon. Untuk pemangkasan di wilayah kota Selong ditargetkan tuntas pada minggu pertama bulan April.
“Setelah lebaran akan kita lanjutkan pemangkasan di jalan Pancor-Keruak. Karena di sepanjang jalan ini terdapat banyak pohon yang berpotensi membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.
Pemangkasan itu sendiri, terang dia, dilakukan berdasarkan beberapa kriteria. Mulai dari pohon yang memiliki akar yang terangkat, mengalami kemiringan ekstrim dan keropos.
“Bahkan tidak menutup kemungkinan kita akan melakukan penebangan terhadap pohon yang kita nilai berpotensi tumbang,” terangnya.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun meteorologi Zainuddin Abdul Madjid yang dirilis pada 5 April 2024 lalu, akan terjadi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang untuk periode 05 sampai dengan 11 April 2024
Beberapa wilayah yang diperkirakan mengalami cuaca tersebut di atas yakni Kota
Mataram, Kab. Lombok Utara, Kab. Lombok Barat, Kab. Lombok Tengah, Kab. Lombok Timur, Kab. Sumbawa, Kab.
Sumbawa Barat, Kab. Bima, Kota Bima, dan Dompu pada pagi hingga dini hari.
“Karena itu kami mengimbau kepada masyarakat, agar senantiasa memperhatikan kondisi cuaca saat bepergian. Hindari keluar rumah jika tidak ada sesuatu yang penting,” demikian Lalu Mulyadi.
(Anas/PL)















