LOTIM – PorosLombok.com || Dalam rangka mendukung program Nasional pencegahan stunting, Pjs. Kepala Desa Loyok, Samuil Khair, S.Adm. bersama Ketua TP PKK Desa Loyok, Rohaeniyah Zain, SE., M.Pd. menyelenggarakan kegiatan pemberian bingkisan kepada balita dan ibu hamil KEK.
Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu ( 25/5 ) yang bertempat di Balai Desa Loyok dan dihadiri oleh puluhan balita dan ibu hamil KEK dari berbagai dusun di Desa Loyok.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen bersama dalam menjalankan program Nasional yang menjadi prioritas kegiatan PKK dan Pemdes Loyok di bidang kesehatan sehingga bahu membahu mensukseskan program tersebut.
Kegiatan ini pula, merupakan salah satu bukti nyata kepedulian terhadap kesehatan balita dan ibu hamil KEK di wilayah desa Loyok.
Dalam sambutannya, Pjs. Desa Loyok, Samuil Khair, S.Adm. menyampaikan bahwa stunting merupakan masalah serius yang perlu mendapatkan perhatian bersama. Stunting dapat menyebabkan berbagai dampak negatif bagi perkembangan anak, seperti keterlambatan pertumbuhan fisik dan mental, serta penurunan kemampuan belajar. Oleh karena itu, penting untuk melakukan upaya pencegahan stunting sejak dini.
“Stunting adalah masalah serius yang harus kita atasi bersama, Oleh karena itu, kami menginisiasi kegiatan ini sebagai bentuk komitmen Desa Loyok dalam mendukung program nasional pencegahan stunting.” Terang Samuil.
Senada dengan Samuil, Ketua TP PKK Rohainiyah Zain, SE., M.Pd. menambahkan bahwa PKK Desa Loyok selalu aktif dalam berbagai kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya ibu hamil dan balita.
Selain memberikan bingkisan, Ketua TP PKK juga memberikan edukasi kepada ibu hamil KEK tentang pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan dan memberikan ASI eksklusif kepada bayinya, sehingga diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan ibu hamil KEK tentang pencegahan stunting dan juga mengajak para ibu hamil untuk rutin memeriksakan kehamilannya ke Posyandu maupun Puskesmas.
“Pemberian bingkisan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan gizi balita dan ibu hamil KEK. Selain itu, kami juga memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan dan memberikan ASI eksklusif kepada bayi.” Terangnya.
Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pencegahan stunting sejak dini. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat membantu mewujudkan generasi muda yang sehat dan cerdas. ( PL, Erwin )















