Golkar Lotim Ingatkan Para Balon Bupati Lotim tidak Pasang Logo Golkar Sebelum Ada rekomedasi DPP

LOMBOK TIMUR | PorosLombok.com – Partai Golongan Karya (Golkar) Lombok Timur Ingatkan para Bakal Calon (Balon) Bupati untuk tidak memasang Logo Partai berlogo beringin ini, baik di Baliho ataupun di Player sebelum ada SK rekomendasi dari DPP.

Wakil ketua 1 DPD 2  Golkar Lombok Timur Rusli hariadi menegaskan. Bahwa dengan menaruh Logo Partai Golkar di poster para bakal calon Bupati merupakan tindakan yang sangat gegabah, kerena saat ini partai yang berlambang beringin ini sedang dalam proses penjaringan dan belum ada keputusan resmi dari DPP siapa yang akan mendapatkan rekomendasi.

“Bakal calon Bupati Lotim yang sudah masuk mendaftar di partai golkar berjumlah 11 orang, dua di antaranya merupakan kader Golkar yakni pak H.Hasan Rahman dan H.Daeng Paelori,” ungkap Rusli, Rabu (29/05).

Rusli menegaskan bahwa, Golkar merupakan partai yang sangat-sangat terbuka, sehingga siapapun bisa berpeluang untuk di usung jadi calon kepala daerah, tergantung bagaimana nanti hasil survei, sehingga tidak boleh siapapun kandidat bakal calon Bupati mengklaim atau memasang sembarangan Logo Golkar di spanduk atau stiker miliknya.

“Tunggu sudah dulu rekomendasi dari DPP, dan siapapun itu kami siap mendukung dan berjuang all out untuk memenangkannya di Pilkada Lotim 2024,” ujarnya.

Terkait jika ada yang masih menaruh logo Partai Golkar di Poster atau di baliho bakal calon Bupati Lotim, tentu pihaknya akan melakukan peringatan atau teguran terlebih dahulu, namun jika itu tidak diindahkan Golkar Lotim siap melayangkan somasi.

“Jangankan non kader, Kader Pun tidak boleh menaruh logo Golkar sembarangan, baik di Baliho maupun di Pamflet miliknya terkait akan majunya di Pilkada Lotim, lihat pak H.Hasan Rahman, walaupun ketua Golkar Lotim mana beliau berani,” jelasnya.

Maka dari itu, Ia berharap hal-hal seperti ini tidak terulang lagi, dan iapun mengajak kepada seluruh kandidat bakal calon Bupati Lotim, terutama yang mendaftar di Golkar, untuk menahan diri dulu, terkait penggunaan logo Partai dan tetap mengikuti prosedur yang berlaku di Partai Golkar.

“Mari sama-sama kita tunggu keputusan DPP, siapapun yang dapat rekomendasi itulah yang terbaik,” pungkasnya.

(Arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

TERBARU