Semarak Idul Adha di SDN 1 Terara, Siswa dan Guru Bersatu Kurban 2 Ekor Sapi

LOMBOK TIMUR | Suasana penuh semangat dan kebahagiaan mewarnai Hari Raya Idul Adha di SDN 1 Terara. Siswa dan guru bahu membahu dalam melaksanakan tradisi kurban tahun ini. Acara ini tidak hanya menjadi wujud syukur atas nikmat Allah SWT, tetapi juga mempererat tali persaudaraan dan gotong royong di lingkungan sekolah.

Mengawali sambutannya pada acara tersebut, Kepala SDN 1 Terara Marhamah, S.Pd., SD. Merincikan tentang jumlah murid yang ada di SDN 1 Terara. Jumlah muridnya sebanyak 359 murid yang terbagi dalam 12 rombongan belajar ( rombel ).

Dijelaskannya pula, dari 12 rombel tersebut terdapat dua kelas yang menempati Perpustakaan dan gudang karena kekurangan ruang kelas.

Untuk itulah, Marhamah meminta kepada pemerintah Kabupaten Lombok Timur melalui Dinas Dikbud agar kiranya sekolah ini diperhatikan untuk mendapat bantuan pembangunan ruang belajar / kelas.

“Saya minta tolong kepada pak Kadis, agar sekolah ini diupayakan untuk mendapat bantuan ruang kelas” pintanya kepada Kadis Dikbud yang hadir pada acara tersebut.

Dijelaskannya, sekolah SDN 1 Terara memiliki 21 orang tenaga guru termasuk staf. Salah seorang gurunya merupakan guru penggerak yang kemudian bersama – sama membuat program 4 S ( Senyum, Salam, Sapa dan Sedekah ).

“Sedekah ini kami laksanakan seminggu sekali yakni pada saat kegiatan imtak. Bagi yang memiliki belanja lebih ada yang sedekah 500, 1.000 dan 2.000 rupiah” ucapnya.

Sedekah ini merupakan pembiasaan untuk menanamkan nilai-nilai mulia. Program ini tidak hanya melatih kepedulian dan kedermawanan para murid, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan gotong royong di lingkungan sekolah.

Dari sedekah yang terkumpul ini, digunakan untuk tali asih menjenguk murid yang sakit, selain itu pula diperuntukkan jika ada keluarga murid yang meninggal dunia.

Dari pengumpulan satu tahun, terkumpul 14 juta rupiah yang kemudian digunakan untuk membeli satu ekor sapi untuk dikurbankan.

Selanjutnya ia memaparkan bahwa jumlah murid kelas 6 yang lulus tahun ini berjumlah  66 orang murid. Dimana awalnya pihak sekolah berencana akan melakukan perpisahan dengan cara liburan. Akan tetapi karena adanya surat edaran yabg tidak membolehkan melakukan liburan bagi siswa yang lulus, akhirnya liburan yang awalnya sudah direncanakan menggunakan 2 Bus untuk murid dan satu bus untuk wali murid akhirnya dibatalkan.

Karena liburan dibatalkan, Marhamah kembali mengundang wali murid kelas 6 untuk rapat dan menawarkan untuk mengalihkan biaya liburan untuk membeli sapi kurban.

“Saya bersama rekan guru dan wali murid berembuk, kemudian kami tawarkan untuk mengalihkan biaya liburan untuk pembelian sapi kurban. Alhamdulilah semua wali murid kelas 6 setuju” ucapnya.

Dari dua ekor sapi kurban tersebut, pihak sekolah akan membagikannya kepada 359 orang yang telah menerima kupon kurban.

Selaku kepala sekolah, Marhamah berharap tahun – tahun selanjutnya bisa berkurban lebih banyak lagi.

Hadir pada kesempatan tersebut yakni Kadis Dikbud Lombok Timur, Kanit UPT Dikbud kecamatan Terara, Danramil, Komite dan Kades Terara. ( PL, Erwin )

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU