(Lombok Timur, PorosLombok.com) – Memasuki bulan September 2024, Kabupaten Lombok Timur tidak hanya didera suhu politik yang memanas menjelang Pilkada, tetapi juga menghadapi serangkaian insiden kebakaran yang melanda berbagai wilayah. Berikut adalah rangkuman dari peristiwa-peristiwa tersebut, berdasarkan laporan redaksi PorosLombok.
Kebakaran Angkot Cary di Pancor

Pada Jumat pagi (30/09), sebuah angkot Cary 1.0 berwarna hijau dengan nomor polisi DR 1959 K terbakar di perempatan Pancor, dekat RTP. Kebakaran terjadi sekitar pukul 08.45 WITA dan berhasil dipadamkan tanpa menimbulkan korban jiwa. Namun, kerugian material diperkirakan mencapai Rp30 juta.
Kebakaran di Dusun Bagek Anjar, Desa Wanasaba Lauk

Sabtu pagi (31/08) menjadi momen memilukan bagi H. Zaenudin, atau Haji Jen, ketika rumah dan kios miliknya di Dusun Bagek Anjar, Desa Wanasaba Lauk, Kecamatan Wanasaba, dilalap si jago merah. Kebakaran ini menimbulkan kerugian material sekitar Rp20 juta.
Kebakaran Bukit Anak Dara, Sembalun

Pada Sabtu malam (31/8/2024), kebakaran hutan dan lahan melanda Bukit Anak Dara, Kecamatan Sembalun. Api yang mulai berkobar sekitar pukul 21.00 WITA segera ditangani oleh petugas KPH Rinjani Timur. Upaya pemadaman membutuhkan waktu dan tenaga ekstra karena medan yang sulit.
Kebakaran Kandang Kambing di Desa Masbagik Selatan

Senin malam (4/9/2024), kandang kambing milik Amaq Sihab, warga Desa Masbagik Selatan, Kecamatan Masbagik, turut menjadi korban amukan api. Insiden sekitar pukul 19.15 WITA ini mengakibatkan kerugian material sekitar Rp20 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Kebakaran di Dusun Bagek Longgek, Desa Mamben Daya

Kamis pagi (5/9/2024), kebakaran hebat melanda rumah Husnan (44) di Dusun Bagek Longgek, Desa Mamben Daya, Kecamatan Wanasaba. Kebakaran sekitar pukul 07.00 WITA ini menghanguskan satu unit rumah beserta isinya, dengan kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta.
Kebakaran di Desa Mamben Daye, Kecamatan Wanasaba

Masih pada Kamis pagi (5/9), kebakaran kembali terjadi di Desa Mamben Daye, Kecamatan Wanasaba. Rumah milik Husnan (46) menjadi korban amukan api, menambah daftar panjang insiden kebakaran yang melanda Lombok Timur di awal bulan September ini.
Di tengah hiruk-pikuk politik menjelang Pilkada Lotim 2024, rentetan insiden kebakaran ini menambah kompleksitas tantangan yang dihadapi daerah ini. Kondisi ini memerlukan perhatian serius, baik dari pemerintah daerah yang akan datang maupun masyarakat setempat.
Upaya pencegahan dan penanganan kebakaran harus segera ditingkatkan untuk menghindari kerugian lebih lanjut. Pemerintah dan warga perlu bersinergi dalam meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan menghadapi bencana kebakaran, sambil terus bersiap menyongsong perubahan kepemimpinan daerah.
(Arul/Poroslombok)















