BPBD Lombok Timur Ingatkan Warga Jangan Nekat Kunjungi Tempat Wisata Rawan Bencana Saat Tahun Baru

Lombok Timur , PorosLombok.com – Menjelang malam pergantian tahun, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur mengeluarkan peringatan tegas. Warga diminta tidak nekat mengunjungi tempat wisata yang dinilai rawan bencana, terutama pantai dan kolam pemandian, demi keselamatan bersama.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menghindari aktivitas di lokasi rawan bencana, terutama pantai dan kolam pemandian. Gelombang tinggi dan potensi banjir masih menjadi ancaman serius,” tegas Kepala BPBD Lombok Timur, Lalu Mulyadi, Kamis (19/12).

Mulyadi menjelaskan, ancaman ini terkait dengan cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun. Status darurat bencana telah ditetapkan sejak 11 Desember, dan masyarakat diminta terus memantau peringatan dini dari BMKG agar lebih waspada.

“Kami sudah menempatkan personel di lokasi-lokasi rawan. Namun, masyarakat juga harus sadar akan risiko. Jangan sampai perayaan malam tahun baru berakhir dengan kejadian buruk hanya karena mengabaikan peringatan. Keselamatan jauh lebih penting,” tambahnya.

Untuk memastikan malam tahun baru aman, BPBD menyiagakan 30 personel yang berjaga selama 24 jam di Posko Utama. Mereka bekerja sama dengan DLH, Dishub, Damkar, dan Polres Lombok Timur untuk pengamanan di lokasi-lokasi strategis. Pos pengamanan juga telah didirikan di beberapa titik untuk memantau situasi.

“Alat berat masih stand by di wilayah selatan, mengantisipasi potensi banjir susulan. Kami siap memastikan pergantian tahun berjalan aman,” jelas Mulyadi.

Beberapa wilayah yang menjadi perhatian utama meliputi daerah selatan, Pohgading, dan Seruni Mumbul. Petugas akan melakukan pengecekan untuk memastikan tidak ada tumpukan sampah yang berpotensi memicu genangan air.

BPBD secara khusus meminta masyarakat menghindari tempat wisata favorit seperti Pantai Labuhan Haji dan kolam pemandian Joben. Lokasi-lokasi ini dinilai memiliki risiko tinggi jika terjadi cuaca ekstrem.

“Kami ingin pergantian tahun berlangsung aman. Namun, keselamatan harus menjadi prioritas. Jangan nekat mendatangi lokasi rawan bencana. Ikuti arahan petugas dan patuhi peringatan BMKG,” tutupnya.

Dengan cuaca yang tak menentu, BPBD Lombok Timur mengajak masyarakat untuk merayakan malam tahun baru secara bijak, mengutamakan keselamatan, dan mematuhi imbauan demi menghindari potensi risiko.

(Arul/PorosLombok)

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU