BMKG NTB Ungkap Penyebab Hujan Lebat dan Angin Kencang yang Bisa Tumbangkan Pohon

Mataram, PorosLombok.com – Fenomena cuaca ekstrem yang melanda NTB belakangan ini, seperti hujan lebat disertai angin kencang, ternyata memiliki penyebab yang cukup kompleks.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) NTB melalui akun Instagram resmi mereka, Jumat (20/12), mengungkapkan bahwa kondisi ini dipicu oleh sejumlah faktor yang berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat, termasuk ancaman pohon tumbang.

Menurut BMKG NTB, angin kencang yang terjadi umumnya dipicu oleh perbedaan tekanan udara. Angin muncul ketika udara bergerak dari daerah dengan tekanan tinggi menuju daerah bertekanan rendah, menciptakan aliran udara yang cukup kuat. Proses ini, yang dikenal sebagai pergerakan massa udara, menyebabkan angin kencang yang bisa berbahaya.

Selain itu, proses konversi udara hangat yang naik dan membentuk awan turut memperburuk kondisi ini. Awan konvektif jenis Cumulonimbus yang terbentuk dalam kondisi tersebut berpotensi menyebabkan hujan lebat dan angin kencang yang sangat intens.

Kecepatan angin dalam fenomena ini bisa melebihi 40 km/jam, cukup kuat untuk merobohkan pohon besar dan menyebabkan kerusakan. Tak hanya itu, badai petir atau badai tropis yang sering muncul bersamaan dengan fenomena ini juga turut memperburuk keadaan, terutama saat siklon tropis mendekati wilayah Indonesia, meningkatkan intensitas hujan dan angin kencang.

BMKG NTB mengingatkan bahwa perubahan cuaca yang tiba-tiba, seperti pergerakan udara dingin, dapat memperburuk kondisi cuaca yang terjadi. Tak hanya itu, faktor topografi juga berperan penting dalam memperburuk dampak hujan dan angin kencang ini.

“Fenomena ini dapat memicu risiko besar, seperti banjir, pohon tumbang, hingga ancaman keselamatan lainnya,” ujar BMKG NTB.

Karena itu, BMKG NTB mengimbau masyarakat untuk tetap waspada ketika cuaca buruk melanda. Warga diminta untuk segera mencari tempat berlindung yang aman dan menghindari berada di dekat pohon atau bangunan yang berpotensi tumbang.

BMKG NTB juga mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini, termasuk peringatan dini, untuk mengantisipasi bahaya yang bisa timbul akibat cuaca ekstrem.

Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang penyebab hujan lebat dan angin kencang, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi cuaca ekstrem dan melindungi diri serta orang-orang terdekat.

(Arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU