Lombok Timur, PorosLombok.com – Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya mulai bergerak. Ia blusukan ke sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) untuk bersilaturahmi sekaligus memetakan kondisi sumber daya manusia (SDM) dan berbagai persoalan yang bisa menghambat pelayanan publik.
Kunjungan perdana dilakukan Selasa (25/2) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Dalam pertemuan itu, Wabup menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menjalankan roda pemerintahan.
“Komponen sekecil apa pun memiliki kontribusi dalam sebuah tim,” tegasnya di hadapan para pimpinan OPD, pejabat eselon III dan IV, serta pejabat fungsional.
Salah satu persoalan yang jadi sorotan Wabup adalah ketimpangan jumlah ASN dan tenaga honorer di berbagai instansi. Menurutnya, distribusi pegawai belum proporsional, baik dari segi jumlah maupun kualitas.
Karena itu, ia berencana mendistribusikan tenaga honorer sesuai kualifikasi yang dimiliki agar SDM bisa dioptimalkan.
Tak hanya itu, Wabup juga menekankan pentingnya kesiapan menghadapi berbagai perubahan, termasuk melalui penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“RPJMD harus bisa jadi alat strategis agar pemerintah daerah lebih mudah menarik investor,” ujarnya.
Tak hanya di Dinas PMD, Wabup juga menyambangi Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Dinas Perdagangan, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), dan Dinas Kesehatan.
Langkah ini jadi bukti keseriusan pemerintah daerah dalam membenahi birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Wabup ingin memastikan visi-misi Lombok Timur Sejahtera, Maju, Adil, Religius, dan Transparan (SMART) benar-benar bisa diwujudkan.
Arul | porosLombok.














