Harga Listrik dan Komunikasi Turun, NTB Justru Alami Deflasi Tipis

Mataram, PorosLombok.com – Meski harga listrik dan layanan komunikasi turun cukup signifikan, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) hanya mencatat deflasi tipis 0,01 persen pada Februari 2025.

Badan Pusat Statistik (BPS) NTB melaporkan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) berada di angka 105,81.

Kepala BPS NTB, Drs. Wahyudin, mengungkapkan bahwa deflasi kali ini lebih dipengaruhi oleh faktor yang jarang menjadi pemicu utama, yaitu sektor informasi, komunikasi, dan jasa keuangan, yang turun 0,64 persen.

Selain itu, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga mengalami penurunan harga drastis hingga 12,66 persen.

“Deflasi di NTB hanya terjadi pada angka 0,01 persen,” ujar Wahyudin saat rilis resmi statistik di Aula Tambora BPS NTB, Senin (3/03).

Biasanya, deflasi lebih sering dipicu oleh turunnya harga bahan pangan. Namun, kali ini, sektor komunikasi dan listrik justru berperan besar.

Meski demikian, angka deflasi yang sangat kecil ini menunjukkan bahwa harga barang dan jasa lainnya masih cukup stabil. BPS NTB memastikan akan terus memantau pergerakan harga untuk memberikan gambaran ekonomi yang akurat bagi masyarakat dan pemangku kebijakan.

Arul | PorosLombok

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU