Jalan Berlubang, Anggaran Juga Bolong! DAK Lotim Ambyar, PUPR: Cuma Bisa Tambal-Tambal

Lombok Timur, PorosLombok.com – Warga Lombok Timur yang berharap jalan mulus dan irigasi lancar tampaknya harus gigit jari. Anggaran yang diharapkan untuk pembangunan justru “raib”! Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk dua sektor vital ini mendadak dicoret total pada 2025.

“Bidang jalan hampir Rp34 miliar itu dinolkan, irigasi Rp14 miliar juga sama. Tapi kebutuhan rehabilitasi tetap ada,” ujar Kepala Dinas PUPR Lotim, Dewanto Hadi, Selasa (12/3).

Efisiensi anggaran ini membuat pemerintah daerah tak bisa membangun infrastruktur baru. Sektor jalan dan irigasi yang selama ini sangat dibutuhkan masyarakat justru harus puas dengan anggaran seadanya.

“Untuk pengairan Rp14 miliar, sementara jalan hanya dapat komponen pemeliharaan sekitar Rp13 miliar,” beber Dewanto.

Dampaknya, jangan harap ada proyek jalan baru tahun ini. Pemerintah hanya bisa melakukan tambal sulam pada kerusakan ringan. Masyarakat yang mengeluhkan jalan rusak parah harus bersabar lebih lama.

“Kalau rusak ringan bisa ditangani, tapi kalau rusak sedang atau berat, belum ada alokasi khusus,” tegasnya.

Di sisi lain, bidang cipta karya masih aman dari efisiensi. Anggaran sanitasi dan penyediaan air minum tetap utuh, karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

“Anggaran ini tetap ada, sebesar Rp24 miliar,” tambahnya.

Secara keseluruhan, efisiensi anggaran di Dinas PUPR Lotim mencapai Rp73 miliar. Pemangkasan terbesar terjadi di sektor jalan dan irigasi, sementara sektor lain masih mendapatkan porsi anggaran yang layak.

“Total efisiensi tahun ini sekitar Rp73 miliar, yaitu Rp63 miliar dari DAK dan Rp9 miliar dari DAU,” tandas Dewanto.

Artinya, tahun ini masyarakat harus puas dengan jalan tambal sulam. Jangan berharap ada perbaikan besar, karena anggarannya sudah “bolong”!

Arul | PorosLombok

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU