Mataram, PorosLombok.com – Polresta Mataram bersama Pemerintah Kota Mataram kembali menggelar Patroli Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Sabtu malam (31/5).
Patroli gabungan itu menyasar lokasi rawan kriminalitas, seperti arena balap liar, tempat tongkrongan remaja, hingga titik rawan aksi premanisme dan kejahatan jalanan (3C): curat, curas, dan curanmor.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Polresta Mataram, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan Kota Mataram.
Plt Kasi Humas Polresta Mataram AKP I Gusti Agung Suriawan, SH., MH., mengatakan patroli ini digelar rutin setiap akhir pekan untuk menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
“Selain mengantisipasi gangguan keamanan, patroli ini juga menjadi bentuk nyata kehadiran aparat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Selain membubarkan aktivitas yang meresahkan, petugas juga menertibkan juru parkir liar. Lima orang diamankan dan langsung dibawa untuk dibina.
“Kelima juru parkir liar kami amankan untuk diberikan pembinaan. Ke depan, kami bersama Dishub akan mengupayakan agar mereka bisa diberdayakan secara legal,” tambahnya.
Menurut AKP Agung, Polresta Mataram tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan pendekatan humanis.
“Dengan patroli yang konsisten, kami ingin masyarakat merasa aman beraktivitas, terutama di malam hari saat risiko gangguan kamtibmas cenderung meningkat,” pungkasnya.
Patroli KRYD ini disebut sebagai langkah preventif sekaligus bentuk sinergi lintas instansi dalam menjaga keamanan Kota Mataram.
(redaksi / PorosLombok).
















