Uji Kompetensi Pejabat Eselon II Kota Mataram Dimulai, Rekam Jejak Jadi Senjata Penentu

PorosLombok.com – Pemerintah Kota Mataram mulai menguji kualitas para pejabat Eselon II. Selama empat hari, 23–26 Juni 2025, mereka digodok lewat uji kompetensi yang tak hanya mengandalkan kemampuan teknis, tapi juga rekam jejak yang dinilai tajam dan menyeluruh.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri, langsung mengumumkan agenda penting ini saat memimpin Apel Pagi di Halaman Kantor Wali Kota, Senin (23/6).

“Mulai hari ini, para pejabat Eselon II ikut uji kompetensi. Ada dua tahap, ujian tertulis dan wawancara, lalu dilanjutkan penilaian rekam jejak,” tegas Sekda di hadapan ratusan ASN.

Yang menarik, rekam jejak tak lagi jadi formalitas. Nilainya cukup menentukan, yakni 20 persen dari total penilaian. Sekda pun mengajak seluruh ASN untuk memberikan masukan secara objektif kepada tim penilai.

“Rekam jejak ini mencerminkan kepemimpinan, akhlak, integritas, dan profesionalisme. Jangan dibuat-buat. Ini menyangkut masa depan sistem birokrasi kita,” tandasnya.

Pernyataan itu memberi sinyal bahwa penyegaran jabatan bukan basa-basi. Evaluasi akan tajam dan menyasar kinerja nyata para pejabat.

Di sela arahannya, Lalu Alwan juga membawa kabar baik. Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) ASN Kota Mataram resmi naik.

“TPP bukan sekadar menaikkan gaji, tapi mendorong tanggung jawab moral dan profesional ASN dalam melayani masyarakat,” ujar dia.

Sebagai penutup, Sekda menyampaikan rasa syukur atas kelancaran ibadah haji yang baru saja ia tuntaskan, seraya berterima kasih atas doa dan dukungan seluruh jajaran Pemkot dan masyarakat selama di Tanah Suci.

(Redaksi/PorosLombok).

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU