Pasca Fornas VIII, Lotim Siapkan Event Lari di Ekas dan Eksplorasi Budaya Jalur Pendakian Timbe Nuh

(PorosLombok.com) – Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) mulai mempersiapkan dua agenda berbasis sport tourism pasca digelarnya Festival Olahraga Masyarakat Nasional (Fornas) VIII NTB 2025.

Agenda pertama adalah event lari yang akan digelar di kawasan wisata Pantai Ekas Buana, Kecamatan Jerowaru. Kegiatan ini terbuka bagi masyarakat serta komunitas pelari yang ingin merasakan sensasi berlari di area pesisir.

“Event lari di Ekas sedang kita siapkan. Ini bagian dari penguatan sport tourism,” kata Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, di Sembalun usai melepas pegiat lari trail Fornas VIII, Minggu (27/7).

Edwin menjelaskan bahwa lokasi Pantai Ekas dipilih karena memiliki karakter alam yang mendukung, sekaligus menjadi daya tarik wisata baru bagi pelari dan pengunjung.

“Kawasan Ekas sudah dikenal sebagai spot wisata. Kita padukan dengan olahraga agar semakin hidup,” ujarnya.

Selain event lari, Pemkab juga sedang menggagas eksplorasi budaya di jalur pendakian Timbe Nuh, Kecamatan Pringgasela, yang akan menyusuri jalur menuju Puncak Tembesi. Kegiatan ini bersifat edukatif dan mengangkat nilai kearifan lokal.

“Kita gagas eksplorasi budaya di jalur Timbe Nuh, bukan dalam bentuk lomba. Kita ingin mengenalkan kembali cara orang lama mendaki gunung,” jelas Edwin.

Event ini direncanakan berlangsung 16 Agustus 2025, dengan jumlah peserta terbatas sekitar 100 orang. Jalur eksplorasi akan berhenti di ketinggian 75 meter di atas permukaan laut (MDPL) dan tidak akan melintasi kawasan danau.

“Kita jaga kelestarian. Jalur ini ringan dan edukatif, cocok untuk anak muda,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, eksplorasi ini juga akan melibatkan unsur budaya lokal, mulai dari ritual hingga adat perjalanan yang dulu dilakukan warga saat naik gunung.

“Kita ingin unsur budaya tetap melekat, supaya tidak hilang ditelan zaman,” tegasnya.

Dua kegiatan tersebut diharapkan menjadi kelanjutan semangat olahraga dan pariwisata yang sudah terbangun melalui Fornas VIII NTB.

Dengan potensi wilayah yang luas dan jumlah penduduk terbanyak di NTB, Lotim disebut siap menjadi pusat berbagai event nasional ke depan.

“Kita punya semuanya. Tinggal kemauan dan konsistensi,” tutup Edwin.

(arul/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU