PorosLombok.com – Mantan Kepala Desa Labuan Lombok Hj. Siti Zaenab Masarro mengajak seluruh jajaran mantan pimpinan desa untuk menjaga komitmen dalam mengabdi dan berkarya demi kemaslahatan masyarakat luas, Sabtu (16/5/2026).
Seruan bermakna dalam tersebut ia sampaikan langsung pada momentum haru acara perpisahan purna tugas kepala desa yang berlangsung khidmat di hadapan jajaran pejabat tinggi Kabupaten Lombok Timur.
”Kita harus tetap berkarya dalam bentuk yang lain walaupun kita bukan kepala desa lagi,” ujarnya.
Siti Zaenab menegaskan bahwa hilangnya jabatan formal kepemimpinan bukan menjadi alasan utama untuk berhenti memikirkan kemajuan daerah. Kontribusi pemikiran dan tenaga masih sangat dinantikan oleh warga.
Pihaknya mengajak rekan sejawat yang telah purna tugas untuk meleburkan segala macam bentuk ego serta perselisihan masa lalu. Komunikasi antar-mantan kades akan tetap dirawat melalui wadah paguyuban non-formal.
”Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya atas tutur kata maupun tingkah laku kurang berkenan selama delapan tahun bersama,” katanya.
Sikap disiplin yang tinggi serta karakter bicara lugas darinya diakui sering melahirkan teguran keras bagi rekan kerja di instansi. Langkah itu semata demi menjaga marwah korps kepemimpinan di mata publik.
Ia mengingatkan pentingnya aspek kerapian berpakaian dinas sebagai bentuk fundamental dalam menghargai profesi pelayan rakyat. Aparatur desa wajib memberikan contoh keteladanan yang baik sebelum mengatur warga.
”Saya berterima kasih kepada suami dan anak-anak yang selalu tulus memberikan dukungan materi maupun perizinan keluar daerah,” jelasnya.
Restu penuh dari pihak keluarga diakui menjadi kunci sukses utama bagi dirinya dalam menuntaskan berbagai misi pembangunan desa skala regional. Keikhlasan pendamping hidup mempermudah segala gerak langkah birokrasi.
Acara pelepasan purna tugas ini turut dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Lombok Timur, Kepala Dinas PMD, serta Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa beserta jajaran pengurus kabupaten.
”Insyaallah walaupun kita bukan kades lagi, kita akan berjuang di jalur kita masing-masing,” pungkasnya.*


















