Travel Warning Bikin Deg-degan, NTB Khawatir Turis Bule Kabur

(PorosLombok.com) – Sejumlah negara resmi mengeluarkan peringatan perjalanan alias travel warning ke Indonesia. Langkah ini buntut dari gelombang aksi unjuk rasa di sejumlah daerah, termasuk Nusa Tenggara Barat (NTB).

Negara-negara itu meminta warganya yang sedang berada di Indonesia atau berencana melancong ke Tanah Air untuk lebih berhati-hati. Situasi ini dikhawatirkan bisa mengganggu kunjungan wisatawan ke daerah wisata andalan di NTB.

Ketua Asosiasi General Manager Hotel dan Vila Indonesia (IHGMA) NTB, Lalu Kusnawan, mengaku sudah mendapat informasi resmi terkait negara mana saja yang mengeluarkan peringatan.

“Dari informasi yang saya terima, ada Britania Raya, Kanada, dan Amerika Serikat,” kata Kusnawan kepada wartawan, Selasa (2/9).

Pasar utama pariwisata NTB, khususnya destinasi unggulan seperti Tiga Gili dan Kuta Mandalika, memang sangat bergantung pada wisatawan mancanegara.

“Warga tiga negara ini sering melancong ke NTB,” ujar Kusnawan yang juga menjabat Ketua Gili Hotels Association (GHA).

Kusnawan tak menampik kondisi ini mulai berdampak. Beberapa tamu sudah membatalkan pesanan. Meski begitu, tingkat hunian hotel disebut masih stabil di atas rata-rata.

“Kejadian ini tidak bisa diabaikan. Apa pun itu, tetap kerugian bagi pelaku usaha,” tegasnya.

Menurut Kusnawan, pariwisata NTB sempat terpukul pada awal tahun akibat kebijakan efisiensi anggaran yang membuat perjalanan dinas berkurang. Belum pulih sepenuhnya, kini masalah travel warning muncul lagi.

“Kita baru saja mulai bangkit. Jangan sampai industri pariwisata kembali terpuruk,” imbuhnya.

Tantangan besar, kata Kusnawan, ada di penyebaran informasi lewat media sosial. Narasi negatif tentang aksi unjuk rasa begitu cepat menyebar dan sulit dibendung.

“Maka dari itu, yang ingin kami lakukan sekarang adalah mengimbangi berita-berita negatif dengan narasi positif,” jelasnya.

IHGMA NTB, lanjut Kusnawan, terus menggenjot promosi destinasi dengan menonjolkan sisi aman, ramah, dan nyaman dari NTB.

“Ini penting untuk membangun kembali kepercayaan wisatawan mancanegara terhadap NTB,” tandasnya.

(Redaksi/PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU