(PorosLombok.com) – Insiden mengerikan melanda pemukiman warga di Dusun Buyut, Desa Rarang Tengah, Kecamatan Terara, Minggu (25/1).
Kebocoran tabung gas memicu kobaran api yang menghanguskan kediaman Mahsan hingga menimbulkan kerugian materiil mencapai puluhan juta rupiah.
”Kami menerima laporan darurat terkait kebakaran ini tepat pada pukul 11.40 WITA melalui sambungan telepon warga ke Pos WMK Terara,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Lombok Timur, Lalu Dami Ahyani saat dikonfirmasi.
Merespons ancaman tersebut, satu unit armada tempur dari Regu 1 Yudha langsung meluncur deras menuju lokasi kejadian. Langkah cepat ini diambil guna mencegah si jago merah merembet ke area pemukiman padat penduduk yang berada di sekitarnya.
Lalu Dami Ahyani menegaskan, “Personel bergerak sigap dan berhasil tiba di titik koordinat hanya dalam kurun waktu sepuluh menit untuk memutus perambatan api.”
Setibanya di tempat kejadian perkara, tim yang dikomandoi Danru Rizki Rahman Saputra langsung melakukan prosedur penilaian cepat (assessment). Petugas berjibaku menjinakkan api yang bersumber dari kerusakan instalasi gas di dapur milik korban tersebut.
”Fokus utama anggota di lapangan adalah pemadaman intensif yang dibarengi dengan pendinginan suhu bangunan demi memastikan tidak ada bara tersisa,” lanjut sosok yang akrab disapa Miq Dami itu.
Beruntung, respons taktis selama 40 menit tersebut membuahkan hasil hingga situasi dinyatakan aman terkendali pada pukul 12.20 WITA. Operasi yang melibatkan Danton Hasan Basri dan Provost Hairul Sabri ini memastikan pemukiman sekitar kembali kondusif dari ancaman bahaya.
”Kami pastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam musibah ini, meski kerugian korban ditaksir menyentuh angka Rp 10 juta,” pungkas Lalu Dami.















