UPT Dikbud Keruak Poles Bakat Terpendam Siswa Lewat KKGO

UPT Keruak mengaktifkan kembali KKGO, meluncurkan lomba taman sekolah, dan mengoptimalkan sanggar seni demi mendongkrak prestasi siswa.

Lombok Timur – Otoritas pendidikan Kecamatan Keruak kini memacu pengembangan talenta non-akademik siswa melalui serangkaian program strategis.

Langkah tersebut menjadi investasi jangka panjang guna mencetak generasi unggul yang menyokong stabilitas serta inovasi daerah pada masa depan.

​”Kami belum menyusun program secara menyeluruh, tapi kami sudah punya draf program prioritas,” ungkap Kepala UPT Dikbud Kecamatan Keruak, Jaya Hiswadi, S.Pd, Senin (2/2/2026).

​Jaya segera meluncurkan agenda utama berupa kompetisi mini garden atau penataan kebun sekolah pada seluruh jenjang pendidikan.

Ajang ini menguji kreativitas warga sekolah dalam mengelola lahan terbatas menjadi area hijau yang estetik, asri, dan memiliki nilai edukasi tinggi.

​”Tujuannya adalah untuk meningkatkan keindahan lingkungan, edukasi cara merawat tanaman, serta pemanfaatan lahan secara produktif,” terangnya.

​Selain penghijauan, Jaya menaruh perhatian besar pada revitalisasi Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) guna membangkitkan kembali prestasi atlet pelajar.

Ia menuntut para guru agar memberikan pendampingan bakat secara konsisten sepanjang tahun, bukan sekadar persiapan instan menjelang perlombaan.

​”Mengawal agar pembinaan potensi peserta didik pada bidang olahraga berlangsung secara kontinu bukan temporer, salah satunya menghidupkan KKGO yang mati suri,” tegas Jaya.

​Pihak UPT juga memperkuat sektor kesenian dengan menginstruksikan sekolah agar mengoptimalkan Sanggar Seni Renjani Rengganis.

Jajaran otoritas pendidikan mencapai kesepakatan untuk menggunakan wadah tersebut sebagai sarana memperkokoh identitas lokal sekaligus melestarikan kekayaan tradisi Sasak.

​”Kami dari pihak Kanit sudah ada kesepakatan untuk kita memanfaatkan atau menghidupkan kembali sanggar seni yang ada,” sebutnya.

​Integrasi program ini menjanjikan lingkungan belajar yang lebih segar sekaligus membentuk karakter disiplin serta tanggung jawab murid.

Melalui persiapan matang, Jaya optimis sekolah-sekolah di Keruak sanggup melahirkan delegasi berprestasi yang kompeten secara kualitas maupun kuantitas.

​”Itulah sasaran yang ingin kita capai. Sehingga ketika lomba berlangsung, kami tidak kesulitan mencari utusan potensial,” tutup Jaya.

(PorosLombok)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU