Mataram, Poros Lombok – Pemerintah Kota Mataram saat ini sedang memacu penuntasan proses administrasi mutasi besar-besaran. Langkah tersebut bertujuan mengisi kekosongan kursi struktural yang menghambat performa birokrasi daerah.
”Bisa juga mutasi pada saat Ramadan,” kata Sekda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, Kamis (19/2).
Oleh karena itu, Alwan memberikan konfirmasi resmi terkait agenda perombakan posisi tersebut. Menurutnya, pelantikan pejabat sangat mungkin terlaksana beriringan dengan pelaksanaan ibadah puasa mendatang.
”Untuk mutasi, pertek yang sembilan pejabat itu sudah keluar,” ujarnya.
Selain itu, Badan Kepegawaian Negara sudah menerbitkan sembilan dokumen Persetujuan Teknis bagi pihak eksekutif. Berkas ini menjadi landasan legalitas utama guna melantik para pejabat pilihan.
”Sekarang kita lanjutkan pertek untuk inspektur, kita ajukan sekarang,” jelasnya.
Selanjutnya, pemerintah kota kini memprioritaskan pengajuan berkas untuk posisi Inspektur. Upaya tersebut bertujuan agar fungsi pengawasan internal tetap berjalan maksimal tanpa kendala kepemimpinan.
”Mudah-mudahanlah minggu depan bisa keluar, bisa bersamaan,” ucapnya.
Lebih lanjut, rencana strategis itu mencakup pula penyelesaian dokumen bagi jajaran Panitia Seleksi. Posisi Eselon 3 pada Dinas Dukcapil juga masuk ke dalam daftar pengisian jabatan tersebut.
”Jadi kita harapkan ini semua bisa terisi dulu,” tegasnya.
Maka dari itu, Sekda menyebut efisiensi birokrasi meningkat pesat berkat sistem verifikasi otomatis pusat. Aturan baru tersebut membatasi waktu tunggu persetujuan berkas kepegawaian di daerah.
”Partek itu sekarang begitu kita ajukan hanya 5 hari di BKN,” ungkapnya.
Dengan demikian, ketentuan terbaru memastikan usulan daerah otomatis sah jika pusat tidak memberi penolakan. Sistem ini mempercepat pengisian jabatan lowong agar roda organisasi berjalan optimal.
”Lewat 5 hari dianggap sudah disetujui tanpa harus kita minta lagi,” pungkasnya.
(Poros Lombok)
















