Pemangkasan Pohon Rawan Tumbang di Lombok Timur Terus Diintensifkan

DLH Lombok Timur percepat pemangkasan pohon rawan tumbang demi keamanan warga saat cuaca ekstrem.

(PorosLombok.com) – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lombok Timur meningkatkan frekuensi pemangkasan pohon rawan tumbang di sepanjang jalur protokol.

Langkah preventif ini bertujuan mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut belakangan ini, Minggu (22/02).

​Kepala DLH Lombok Timur, Haji Fathurahman, menegaskan bahwa kesiapsiagaan pemerintah daerah kini menjadi prioritas utama demi keselamatan pengguna jalan.

Pihaknya terus memetakan titik-titik krusial yang memiliki risiko tinggi agar tim teknis dapat meminimalisir ancaman kecelakaan sedini mungkin.

​”Petugas lapangan kami hampir tidak pernah berhenti melakukan penyisiran kecuali pada hari Ahad untuk mengistirahatkan personel,” ujar Haji Fathurahman, Kepala DLH Lombok Timur, Sabtu (21/2/2026).

​Fathurahman menjelaskan bahwa operasional di jalur dengan vegetasi besar memerlukan sinergi lintas sektoral untuk mengatasi keterbatasan alat angkut. Oleh karena itu, pihaknya membangun kolaborasi aktif bersama BPBD dan Dinas Perhubungan guna menjangkau objek yang sulit petugas tangani secara manual.

​”Kami mengeroyok pengerjaan pohon yang memiliki ukuran sangat tinggi bersama rekan-rekan BPBD serta Dishub yang membawa peralatan pendukung memadai,” katanya.

​Sinergi Lintas Sektoral Amankan Jalur Wisata

​Selanjutnya, instansi terkait memfokuskan koordinasi yang lebih intensif pada jalur wisata strategis seperti kawasan Sembalun yang memiliki medan menantang.

Karakteristik tegakan di wilayah pegunungan tersebut memerlukan penanganan khusus menggunakan mobil tangga agar proses eksekusi memberikan hasil efektif.

​Selain itu, jajaran pimpinan menjalankan pengawasan ketat secara rutin untuk memastikan kualitas pengerjaan tetap optimal di setiap lokasi.

Tim memfokuskan pembersihan dahan pada akses transportasi padat guna menghindari kemacetan akibat gangguan batang yang patah secara mendadak.

​”Kami mutlak menjalankan langkah pemangkasan pohon rawan tumbang ini mengingat fenomena hujan disertai angin kencang sering melanda daerah kita,” jelasnya.

​Pemerintah setempat menjalankan program mitigasi bencana tersebut sebagai bentuk tanggung jawab dalam memberikan rasa aman bagi setiap warga yang melintas.

Upaya berkelanjutan ini mencakup pemeliharaan estetika kota sekaligus menjaga fungsi ekologis tanaman tanpa mengesampingkan faktor keamanan jiwa.

​Terakhir, dinas terkait berkomitmen untuk terus menyisir sisa area yang belum tersentuh tindakan perampingan sebelum puncak musim penghujan tiba. Pihaknya meminta masyarakat agar segera melapor jika melihat pohon yang tampak miring guna mendapatkan penanganan cepat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU