Remaja Mataram Bandel Main Petasan Polisi Terpaksa Main Kejar-kejaran

Aksi nekat remaja main petasan di Udayana dibubarkan Polresta Mataram karena sangat membahayakan pengendara. Petugas sempat terlibat aksi kejar-kejaran hingga ke sawah demi menjaga ketertiban publik.

PorosLombok.com – Sekelompok remaja nekat kembali menyulut perang petasan di Jalan Udayana, Kota Mataram, meski aparat sebelumnya sudah berkali-kali memberikan peringatan keras pada Sabtu (28/2) malam.

​Kasat Samapta Polresta Mataram AKP I Nyoman Agus Sugiarta Wiswa menegaskan bahwa tindakan liar tersebut sangat berisiko karena para pelaku sengaja mengarahkan ledakan ke jalur utama kendaraan bermotor.

​”Penggunaan petasan secara sembarangan tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga dapat membahayakan keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” ujarnya.

​Aparat kepolisian langsung merespons cepat laporan warga yang merasa terteror oleh dentuman petasan yang diarahkan ke tengah jalan sehingga memicu situasi mencekam bagi para pengendara.

​Aksi kejar-kejaran yang dramatis pun pecah saat petugas mencoba meringkus para pelaku yang berhamburan lari tunggang langgang hingga masuk ke area persawahan demi menghindari sergapan tim lapangan.

​Kepolisian memastikan bahwa tidak akan ada ruang bagi tindakan konyol yang dapat memicu kebakaran atau kecelakaan lalu lintas serius di pusat keramaian ibu kota provinsi tersebut.

​”Kami tidak segan membubarkan paksa setiap kerumunan yang kedapatan masih bermain barang berbahaya ini di ruang publik,” cetusnya.

​Langkah preventif ini diharapkan menjadi terapi kejut bagi para pemuda bandel agar tidak lagi menjadikan keselamatan nyawa orang lain sebagai bahan candaan atau ajang pamer nyali.

Penulis : Ramli Ahmad
Editor : Amrullah

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU