PorosLombok.com — Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin resmi memperpanjang masa jabatan HM Juaini Taofik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) untuk lima tahun ke depan. Keputusan strategis ini menjawab teka-teki politik yang sempat berkembang di tengah publik pada Rabu (18/03/2026).
Penyerahan SK dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh. Edwin Hadiwijaya di hadapan jajaran Forkopimda dan seluruh kepala OPD. Momentum ini menandai keberlanjutan roda birokrasi di bawah kendali sosok yang dinilai memiliki rapor hijau.
”Banyak pertanyaan diajukan oleh Panitia Seleksi dan HM Juaini Taofik dinyatakan lulus dengan nilai memuaskan,” tegas Bupati H. Haerul Warisin.
Haerul mengungkapkan bahwa keputusan mempertahankan pimpinan tertinggi ASN tersebut telah melalui proses pengujian yang sangat ketat. Tim Pansel memberikan penilaian tinggi terhadap kapabilitas Juaini dalam menjaga stabilitas jalannya roda pemerintahan daerah.
Bupati menilai rekam jejak Juaini selama satu tahun satu bulan mendampinginya memimpin daerah menjadi pertimbangan yang sangat krusial. Sinergi yang terbangun selama ini dianggap sangat efektif dalam mengeksekusi berbagai program prioritas pembangunan.
”Nama beliau diajukan ke pemerintah pusat dan tidak ada masalah, artinya dari sisi administrasi sudah clear dan bersih,” jelasnya.
Proses pengusulan ke Jakarta berjalan mulus tanpa kendala administratif bagi sosok yang akrab disapa Kak Ofik tersebut. Hal ini membuktikan bahwa kompetensi yang dimiliki diakui secara berjenjang hingga ke tingkat kementerian terkait di pusat.
Kepala daerah melihat keberhasilan Juaini dalam memerankan diri sebagai “dapur” pemerintahan yang mampu merawat keharmonisan antarlembaga. Kemampuan manajerialnya dalam menata jajaran birokrasi menjadi poin tambahan yang sulit digantikan oleh kandidat lain.
”Kita tidak boleh tidak menggunakan tenaga orang yang kita anggap masih bekerja dengan baik dan berintegritas,” katanya.
Wabup H. Moh. Edwin Hadiwijaya menyerahkan fisik SK tersebut sebagai simbol kepercayaan penuh pimpinan terhadap loyalitas dan dedikasi stafnya. Seluruh jajaran teknis kini diminta merapatkan barisan guna menyukseskan visi misi daerah ke depan.
Pengangkatan kembali ini sekaligus meredam spekulasi munculnya nama-nama baru yang sempat beredar di permukaan bursa jabatan Sekda. Fokus utama birokrasi sekarang adalah memacu percepatan realisasi target kerja yang telah ditetapkan dalam sisa masa jabatan.
”Masa jabatan beliau resmi diperpanjang untuk mengawal agenda besar pembangunan selama lima tahun ke depan,” pungkasnya.*
















