PorosLombok.com — Manajemen Hotel Heaven on the Planet menggelar aksi sosial rutin bagi ratusan anak desa kurang mampu menjelang berakhirnya bulan suci Ramadan. Kegiatan yang berlangsung meriah ini menjadi agenda favorit tahunan perusahaan dalam menyambut Idulfitri pada Kamis (19/03/2026).
Puluhan anak yatim dan piatu dari warga sekitar memadati area hotel untuk menerima santunan serta paket bantuan khusus. Panitia mengemas acara dengan berbagai hiburan edukatif guna memberikan keceriaan nyata bagi para tamu cilik yang hadir di lokasi.
“Anak-anak desa datang ke hotel kami untuk menerima santunan dan seru-seruan dengan berbagai kuis edukasi serta bernyanyi,” ujar GM Heaven on the Planet Zen Ahmad.
Zen menjelaskan bahwa sedikitnya 100 anak dari keluarga prasejahtera ikut merasakan kebahagiaan melalui pembagian door prize menarik. Selain menyasar anak-anak, manajemen juga memberikan santunan tambahan kepada ibu-ibu pendamping yang hadir mendampingi buah hati mereka.
Lanjutkan Santunan Lansia dan Jompo
Pihak manajemen berkomitmen memperluas jangkauan bantuan agar manfaat keberadaan hotel dapat dirasakan langsung oleh penduduk lokal yang membutuhkan. Program berkelanjutan ini menyasar kelompok masyarakat rentan sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan terhadap lingkungan terdekat.
“Besok ini kami lanjutkan dengan acara santunan bagi orang tua jompo di wilayah sekitar hotel,” katanya.
Owner Heaven on the Planet Kerry Black terlihat membaur langsung dan menyaksikan antusiasme para peserta saat mengikuti perlombaan sederhana. Ia menilai kehadiran anak-anak tersebut membawa energi positif bagi seluruh staf dan jajaran manajemen hotel.
“Ini adalah momen bahagia dan indah, seperti tradisi Natal kalau di kebudayaan kami,” hujar Kerry Black.
Kerry mengapresiasi semangat anak-anak yang tampil berani saat menjawab pertanyaan kuis maupun ketika menunjukkan bakat menyanyi di depan umum. Baginya, melihat tawa lepas warga prasejahtera merupakan kepuasan batin yang tidak ternilai harganya.
Manajemen mengharapkan bantuan tunai dan bingkisan tersebut mampu meringankan beban ekonomi keluarga dalam menghadapi hari raya. Perusahaan berencana meningkatkan intensitas kegiatan serupa pada momen-momen besar keagamaan lainnya di masa mendatang.
Harapan besar tertumpu agar kemitraan antara sektor pariwisata dan masyarakat desa terus terjaga melalui komunikasi yang harmonis. Langkah nyata ini diharapkan memicu sektor swasta lain untuk lebih peduli terhadap nasib warga di lingkar industri.
“Kami senang melihat mereka bahagia dan semoga kami bisa lakukan lebih sering lagi acara seperti ini,” pungkasnya.
















