PorosLombok.com – Suasana Bencingah Agung Kantor Bupati Lombok Barat tampak berbeda karena dipadati ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Mereka berkumpul sejak pukul 07.30 WITA pada Kamis (26/3/2026).
Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) bersama Wakil Bupati Hj. Nurul Adha memanfaatkan momen hari pertama kerja ini untuk mengonsolidasi barisan birokrasi. Kehadiran pimpinan daerah bertujuan memicu kembali mesin pelayanan publik.
”Kita mulai hari ini dengan hati yang bersih dan semangat yang baru untuk melayani masyarakat Lombok Barat,” katanya.
Pj Sekretaris Daerah H. Akhmad Saikhu terlihat mendampingi jajaran pimpinan saat memantau kehadiran para pegawai di lapangan. Penegasan mengenai kedisiplinan menjadi poin krusial dalam agenda silaturahmi perdana pasca-libur Lebaran tersebut.
Seluruh aktivitas perkantoran diawali dengan apel pagi serentak di masing-masing instansi sebelum para pejabat menuju lokasi utama. Skema ini diterapkan guna memastikan tidak ada pelayanan masyarakat yang terbengkalai di hari pertama.
”Halalbihalal ini merupakan titik balik bagi kita semua untuk senantiasa meningkatkan integritas kerja di setiap lini,” ujarnya.
Wakil Bupati Hj. Nurul Adha turut memberikan salam hangat kepada satu per satu pegawai yang mengantre tertib di atas panggung. Kehadiran lengkap jajaran petinggi daerah mengirimkan pesan kuat mengenai soliditas internal pemerintah kabupaten.
Ritual bersalam-salaman yang berlangsung cair tersebut menghapus sekat formalitas antara atasan dan bawahan demi membangun kekeluargaan. Semangat egaliter sengaja ditonjolkan agar koordinasi antar-instansi ke depan berjalan lebih lincah.
”Esensi dari kegiatan pagi ini bukan sekadar ritual jabat tangan biasa, melainkan penguatan komitmen pengabdian,” jelasnya.
Ratusan ASN tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai sebagai bentuk kepatuhan terhadap instruksi pimpinan daerah. Kondisi ini membuktikan tingkat kehadiran pegawai di Lombok Barat mencapai angka yang sangat memuaskan.
Acara yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama sebagai simbol dimulainya lembaran baru aktivitas pemerintahan secara penuh. Fokus utama kini beralih pada percepatan target program pembangunan yang telah direncanakan sebelumnya.
”Semoga momentum silaturahmi ini memberikan keberkahan bagi kita dalam menjalankan kewajiban sebagai pelayan masyarakat,” pungkasnya.*
















