BUMD Lombok Timur Setor Dividen Rp 20 Miliar, Pusat Janjikan Dana Insentif

Bupati Lombok Timur melaporkan dividen BUMD tembus Rp20 miliar dan penurunan IPH sebesar 2,06 persen saat audiensi dengan Deputi Kemenko Perekonomian Ferry Irawan di Jakarta.

PorosLombok.com – Performa gemilang Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Lombok Timur yang berhasil membukukan dividen di atas Rp 20 miliar memicu sinyal positif dari pemerintah pusat untuk mengucurkan dukungan fiskal tambahan.

​Capaian impresif ini menjadi rapor hijau bagi Bupati H. Haerul Warisin saat melakukan audiensi strategis dengan jajaran Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian di Jakarta. Keberhasilan ini dinilai sebagai bukti efektivitas manajemen perusahaan daerah, Rabu (29/4/2026).

​”Total dividen dari enam BUMD kita saat ini mencapai lebih dari Rp 20 miliar sebagai kontribusi nyata bagi daerah,” ujar H. Haerul Warisin.

​Sektor perbankan syariah menjadi motor utama penggerak laba daerah dengan sumbangsih yang sangat dominan dibanding unit usaha lainnya. Keberhasilan ini sekaligus memicu kepercayaan pusat untuk memperkuat sinergi pengembangan kapasitas usaha di tingkat lokal.

​PT Bank NTB Syariah tercatat menyetorkan dividen sebesar Rp 15 miliar, disusul oleh performa stabil PT Selaparang Finansial yang menyumbang Rp 2,3 miliar. Bupati menegaskan bahwa intervensi kompetensi SDM menjadi kunci untuk mempertahankan tren positif ini.

​”Kami terus berupaya berinvestasi pada profesionalisme karyawan dan penguatan disiplin pelaporan di seluruh lini bisnis,” katanya.

​Pemerintah daerah tidak menampik adanya tantangan besar dalam hal literasi regulasi serta perluasan penetrasi pasar yang lebih kompetitif. Namun, sinkronisasi kebijakan antara pusat dan daerah diyakini mampu mengakselerasi kompetensi manajerial perusahaan plat merah tersebut.

​Deputi Perekonomian Ferry Irawan turut memuji keberhasilan Lombok Timur yang sukses mengawinkan prestasi bisnis dengan pengendalian inflasi yang sangat baik. Keberhasilan menekan indeks harga sebesar 2,06 persen menjadi poin krusial dalam penilaian nasional.

​”Kami sangat mengapresiasi kinerja TPID dan TP2DD Lombok Timur yang berdedikasi tinggi hingga meraih penghargaan,” jelasnya.

​Sebagai bentuk pengakuan atas kinerja luar biasa tersebut, pemerintah pusat menjanjikan alokasi dana insentif khusus bagi Kabupaten Lombok Timur. Kucuran dana ini diharapkan menjadi reward bagi daerah yang mampu menjaga ritme pertumbuhan ekonomi dan tata kelola keuangan.

​Anggaran apresiasi tersebut dipastikan dapat segera diserap dan dimanfaatkan dalam skema APBD Perubahan tahun anggaran 2026. Dana ini akan diarahkan untuk membiayai program-program strategis yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat luas.

​”Dana insentif ini merupakan apresiasi atas kontribusi terbaik Pemda dan bisa mulai digunakan pada APBD Perubahan 2026,” pungkasnya.*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Bank NTb

TERBARU