PorosLombok.com — Langkah strategis memperkuat sinergi antara dunia perbankan syariah dan perguruan tinggi terus digenjot di Nusa Tenggara Barat. PT Bank NTB Syariah resmi menjajaki kerja sama strategis dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Mataram pada Selasa, 18 Agustus 2026.
“Sinergi ini menjadi momentum penting untuk membuka ruang kolaborasi antara sektor perbankan syariah dan lingkungan akademik, khususnya dalam pengembangan sains, teknologi, inovasi, literasi keuangan, serta talenta mahasiswa,” kata Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PT Bank NTB Syariah, Ferry Ardiansyah.
Pertemuan tingkat tinggi ini dihadiri langsung oleh pimpinan Fakultas MIPA UNRAM, yaitu Dekan Dr. Rahadi Wirawan, S.Si., M.Si., Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Dr. Immy Suci Rohyani, S.P., M.Si., serta Kabag Tata Usaha H. Kamarudin, S.E.
“Kami melihat Fakultas MIPA UNRAM memiliki potensi yang sangat besar dalam bidang sains, teknologi, dan inovasi yang dapat disinergikan dengan layanan perbankan,” ujarnya.
Pertemuan tersebut berlangsung hangat dan konstruktif dengan membahas berbagai peluang kerja sama yang berkesinambungan. Kerja sama ini diarahkan pada penguatan ekosistem pendidikan dan teknologi secara menyeluruh.
“Potensi besar tersebut dapat menjadi kekuatan bersama untuk membangun kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, sivitas akademika, perbankan, maupun masyarakat NTB,” jelasnya.
Dari sisi lembaga perbankan, kemitraan dengan kampus negeri terkemuka ini merupakan bagian dari upaya memperluas ekosistem keuangan berbasis syariah. Langkah ini sekaligus mendekatkan layanan keuangan digital kepada generasi muda.
“Kami berkomitmen membangun Campus Partnership yang lebih komprehensif dengan mengintegrasikan kebutuhan akademik dan teknologi kampus,” tambahnya.
Mengimbangi komitmen dari pihak perbankan, pimpinan Fakultas MIPA UNRAM juga menyambut baik ruang kolaborasi lintas sektor ini. Potensi sains dan analisis data di kampus dinilai sangat relevan dengan kebutuhan industri perbankan modern.
“Fakultas MIPA UNRAM memiliki fondasi kuat di bidang matematika, statistika, sains, dan teknologi yang siap disinergikan dengan industri,” kata Dekan FMIPA UNRAM, Dr. Rahadi Wirawan, S.Si., M.Msi.
Sinergi kedua institusi akan diarahkan pada program strategis seperti digitalisasi layanan kampus, pengembangan talenta, dan keamanan digital. Program magang serta penumbuhan jiwa kewirausahaan mahasiswa juga menjadi prioritas utama.
“Kerja sama ini mencakup riset bersama, data analytics, hingga peningkatan literasi dan inklusi keuangan syariah di lingkungan kampus,” katanya.
Lebih jauh, kolaborasi ini diharapkan mampu melahirkan berbagai inovasi terapan yang mendukung transformasi digital daerah. Kualitas sumber daya manusia lokal akan meningkat seiring masuknya program edukasi industri ke dalam kampus.
“Sinergi ini diharapkan mampu menjawab tantangan industri masa kini sekaligus meningkatkan kualitas lulusan agar lebih siap kerja,” ujarnya.
Dengan mengusung semangat Connecting Science, Technology, Innovation and Sharia Finance, kedua belah pihak sepakat untuk mengawal implementasi program kerja sama secara berkala. Kolaborasi produktif ini diproyeksikan memberikan dampak ekonomi nyata bagi NTB.
“Kami berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi yang produktif, inovatif, dan berkelanjutan demi kemajuan pendidikan dan pembangunan ekonomi daerah,” pungkasnya.*

















