LOTIM | Poroslombok.com –
Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi telah meluncurkan Pemilu 2024 pada tanggal 14 Februari lalu.
Di sisi lain, masalah penetapan anggaran mulai muncul di tengah wacana penundaan pemilu yang terus bergulir di masyarakat.
Kendati begitu, salah satu tokoh fenomenal Lotim yakni, M. Zaini, atau yang populer dengan sebutan ZCU (Zaini Center Ummat) tidak terganggu sama sekali dengan adanya rumor tersebut.
Ia bahkan semakin intens melakukan agenda belusukan ke berbagai titik dan komunitas. Sebab, sebagai pendatang baru di kancah perpolitikan Lotim, ia sadar tak bisa berleha-leha.
“Iya, sudah hampir 200 titik sudah ZCU kunjungi. Dan bagi seorang yang punya pengalaman politik praktis seperti saya, maka jauh-jauh hari harus melakukan itu,” sebut Zaini kepada poroslombok, Jum’at (18/3/22).
Ia menjelaskan, sebagai calon dirinya boleh saja dikatakan pendatang baru. Akan tetapi sebagai pemeran politik, ia mengaku kenyang dengan asam-garam politik, dan tentu tidak boleh dipandang remeh oleh para calon rival.
ZCU meyakini, agenda belusukan yang ia lakukan selama ini telah mendongkrak popularitasnya di tengah-tengah masyarakat. Bahkan, dengan muka serius, ia meyakini popularitasnya lebih moncer dibanding petahana maupun mantan petahana.
Disinggung soal persiapan dia dalam mengarungi pilkada Lotim mendatang. Dengan tegas zaini membeberkan 7 sumber kekuatan yang diyakini akan menjadi lumbung suara dia.
Bahkan, ia tak segan mengatakan, dari ke-7 sumber yang ia miliki, terdapat 4 sumber yang ia sebut tidak akan mampu ditembus ataupun disalip oleh para calon rival. Bahkan oleh petahana sekalipun.
“Jadi, dari 7 sumber kekuatan ZCU, ada 4 sumber yang kalo bisa ditembus oleh rival, berarti dia hebat,” ucap ZCU sesumbar.
Selanjutnya, mantan Kepala Dinas Perhubungan Lotim ini merinci 7 sumber kekuatan yang dimaksud. Namun sebelumnya, ia memulainya dengan kata penegasan bahwa seorang pelaku politik harus memiliki keberanian.
Keberanian itu, menurut dia, sangat dekat dengan rumus analisa kalah dan menang, bila mana kalah dan bila mana menang. Lazimnya, setiap pelaku politik berorientasi pada kemenangan.
“Begitu pula dengan ZCU. Jauh sebelum memulai niat dan ikhtiarnya, ZCU sudah melakukan analisa dan rekap suara kalah dan menang, serta analisa kekuatan lawan,” terangnya.
Pada kesempatan selanjutnya, ZCU merincikan 7 sumber kekuatan yang dimaksud. Yang pertama adalah, penggalangan suara dari para murid yang pernah ia didik selama 35 tahun menjadi seorang guru.
Ia mengatakan, menjadi seorang guru selama 35 tahun di 3 Kecamatan yakni Kecamatan Selong, Labuhan Haji dan Kecamatan Sakra Timur menjadi kekuatan yang dahsyat untuk meraup suara di 3 Kecamatan tersebut.
“35 Tahun itu secara kulkulasi sudah tentu anak murid saya sudah beranak-pinak, anak murid saya sudah punya anak mahasiswa. Lalu, pekerjaan anak murid saya lintas karir, ada yang menjadi Tuan Guru, Kades, Kawil, Pedagang, Petani,Kepala Pasar, Pekaseh dan Pejabat,”urai ZCU.
Yang ke-dua adalah, Guru se-Lombok Timur yang sudah ia bina selama 4 tahun saat menjabat sebagai Kepala Dikpora Lotim(Dikbud saat ini). 4 tahun berada di tengah-tengah para guru diyakininya menjadi sumber kekuatan suara bagi ikhtiar ZCU kedepan.
Kenapa guru? menurut dia, bahwa seorang guru secara sikologis memiliki kedekatan dengan ZCU. selanjutnya, sebagai seseorang yang memiliki latar belakang guru sudah barang tentu akan menjadi sejarah bagi perpolitikan Lotim.
“Jika nantinya ZCU terbukti mendaftar di KPUD, maka itu menjadi sejarah baru. Dan guru-guru pun ingin ada perwakilannya yang maju untuk memperjuangkan nasip mereka,”yakin ZCU.
Yang ke-tiga, lanjut dia, semasa di Dikpora dirinya juga pernah menyentuh seluruh Ponpes yang ada di Lotim dengan anggaran sebesar 50 Miliar yang bersumber dari anggaran pusat. Dan yang ia bantu kala itu adalah lintas organisasi.
Selanjutntnya yang ke-empat adalah Pemuda. Bukan isapan jempol belaka, ZCU juga meyakini memiliki basis suara dukungan dari kalangan Pemuda. Sebab, menurut dia, dirinya juga pernah membina para pemuda selama 2 Tahun dikala ia menjabat sebagai Kadispora.
“Nah itulah 4 dari 7 kekuatan ZCU yang jika bisa ditembus oleh rival, maka ZCU katakan dia sangat hebat. Karna ZCU pernah menjadi guru dan berada di tengah-tengah guru,” tandasnya.
Selanjutnya yang ke-lima, sebut Zaini, dirinya pernah menjabat sebagai Kadishub Lotim. Yang ke-enam, ZCU adalah salah satu pengurus Nahdlatul Wathan. Yang ke-tujuh adalah Blusukan.
“Anda bayangkan, dengan blusukan ZCU banyak dikenal oleh para Ulama/Tuan Guru. Inilah yang telah membuat popularitas ZCU semakin meningkat, dan ini sangat menjanjikan,” tegas Zaini memungkasi.
(Anas/pl)

















