Lombok Timur, PorosLombok.com – Penyaluran bantuan sosial (bansos) dari Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur di Kecamatan Masbagik berjalan lancar dan tuntas 100 persen.
Camat Masbagik, Agus Syafandi, menyebut penyaluran bansos yang berisi sembako seperti beras, gula, minyak goreng, dan tepung, berdampak signifikan terhadap kestabilan harga di pasaran.
“Setelah bansos disalurkan, inflasi langsung turun hingga 30 persen. Ini sangat membantu masyarakat,” kata Agus kepada wartawan, Rabu (16/4).
Sebanyak 22.500 warga dari sepuluh desa di Masbagik menerima bantuan tersebut. Penyalurannya dibagi dalam dua tahap, enam desa sebelum Lebaran, dan sisanya dua hari setelah Lebaran.
“Bantuan datang tepat waktu, sangat membantu masyarakat menengah ke bawah, apalagi saat Lebaran,” ujarnya.
Agus menambahkan, keberadaan bansos juga ikut menahan lonjakan permintaan bahan pokok di pasar, sehingga harga tetap terkendali.
“Kalau warga sudah pegang sembako dari bansos, otomatis permintaan di pasar berkurang. Itu yang bikin harga stabil,” jelasnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada semua pihak, khususnya kepada Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, dan Wakil Bupati yang telah memberikan dukungan penuh terhadap program ini.
“Terima kasih kepada Pak Bupati dan Wakil Bupati atas kepeduliannya. Semoga program ini terus berlanjut,” tandasnya.
(arul | PorosLombok)















