Belum Maksimal, Sekretaris Dinas LHK Lotim Minta Pemdes Manfaatkan TPS 3R

LOMBOK TIMUR – Banyaknya Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS 3R), yang belum dimaksimalkan pihak Pemerintah Desa diatensi Dinas Lingkungan Hidup Lombok Timur.

Hal itu disampaikan melalui Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Lombok Timur, Muhammad Rusdi yang meminta pihak Pemerintah Desa (Pemdes) dapat memaksimalkan TPS 3R tersebut.

Rusdi menilai bahwa jika tidak dimanfaatkan maksimal, pembanguna TPS 3R itu sia-sia karena pembangunan infrastruktur tersebut memakan anggaran yabg besar.

Padahal menurutnya, TPS 3R itu dapat meminimalisir lonjakan sampah di tingkat desa dan dapat menambah Pendapatan Asli Desa.

“Mari sama-sama kita hidupkan TPS 3R tersebut, mengingat penanganan sampah harus dimulai dari bawah,” kata Rusdi kepada Poros Lombok, Senin (26/7).

Rusdi juga menambahkan selaku pihak yang berwenang, ia selalu mendorong setiap desa melalui Pemdes agar terus memanfaatkan sarana dan prasarana sehingga dapat mengurangi beban Pemerintahan Daerah dalam mengatasi permasalahan sampah.

“Dengan adanya TPS 3R kami terus berupaya mengajak masyarakat mengatasi sampah dengan bijak, yakni dengan melakukan pemilahan sampah dari rumah,” ujarnya.

Menurut Rusdi selama tidak dilakukan pemilahan, maka akan terjadi penumpukan sementara, karena kunci dari pengelolaan TPS 3R ialah pemilahan sampah organik tersebut.

“Bagaimanapun sampah itu kalo tidak dipilah ya hasilnya tetap sama, yakni menimbulkan penumpukan sementara,” terangnya.

Lebih lanjut Rusdi menjelaskan, sejauh ini terdapat 6 TPS 3R yang berada di lokasi berbeda di Lombok Timur, akan tetapi sebagian besar belum dioperasikan, karena memang rata-rata pihak desa belum memiliki kesiapan.

“Ada banyak TPS 3R di Lombok Timur tapi belum siap dioptimalkan, dan semoga kedepannya bisa dimaksimalkan,” tutupnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU