Berugak Literasi Solusi di Tengah Pandemi, Salah Satu Upaya Membuka Jendela Dunia Dengan Rajin Membaca

0
394
FOTO: Pendiri Burugak Literasi ( ILHAM. Spd.MPD}

LOTIM, POROSLOMBOK – Kepala Sekolah SMP Islam Ajan, Ilham S.Pd. M.Pd menyampaikan strategi cerdas berliterasi tentunya bersinergi dengan pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur (Lotim) dalam menggerakan literasi. Hal ini tidak lain demi menjawab tantangan di tengah pandemi covid-19.

Budaya berliterasi harus dioptimalkan untuk terus menambah wawasan ilmu pengetahuan peserta didik selama kegiatan belajar dari rumah (BDR). Pasalnya selama wabah yang menjadi benteng untuk menguatkan peserta didik dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) siswa.

” Kita mendirikan rumah Literasi untuk memafasilitasi siswa. Terlebih di masa Pandemi Covid-19 ini untuk merawat pendidikan,” kata Kepala Sekolah SMP Islam, Ajan Ilham S.Pd. M.Pd saat ditemui Poroslombok di kediamannya, senin (05/09)

Baca Juga :  Partai Gerindra Sumbang Alat Swab dan Rapid Test Untuk RSUD dr.R. Soedjono Selong

Menurutnya, konsep Literasi adalah kemampuan seseorang dalam mengolah dan memahami informasi saat melakukan proses membaca dan menulis. Hal ini tentunya menjadi dasar untuk mencerdaskan kehidupan bangsa dan negara melalui gerakan Literasi.

” membacalah salah satu jalan yang bisa dilakukan oleh peserta didik agar tidak ketinggalan dari segala aspek sehingga melalui membaca inilah mereka bisa menambah pengetahuan tentang apapun. Membaca salah satu konsep konsep mengetahui dunia berserta isinya,” jelasnya

Di Kecamatan Sikur, Desa Loyok tepatnya di Dusun Ajan sendiri, Ilham membuat berugak literasi untuk menyesuikan dengan zaman saat ini, di mana saat hidup di Era merdeka belajar jadi anak – anak tidak hanya belajar disekolah saja .tapi dimanapun selama ada media yang mendukung untuk melakukan pembelajaran

Baca Juga :  Harga Tiket Wisata Ulem-Ulem Tetebatu Jadi Polemik di Kalangan Pelaku Wisata

” Tujuan kita membuat berugak Literasi jangka pendek dan menengah tidak lain untuk mengisi waktu kosong untuk anak – anak sehingga tidak habis di gunakan untuk bermain – main,” akunya

Untuk diketahui, berugak Literasi ini dibuka 24 jam kalau memang memungkinkan untuk anak-anak belajar. Dengan adanya berugak literasi mendapatkan respon positif dari masyarakat bahkan dari luar kecamatan.

Baca Juga :  Kisruh Sumur Bor dan PAMDES, Forum Pemuda Temusik Sambangi BPD Montong Betok, Lombok Timur

” Ada beberapa temen yang mau membawa anak nya untuk belajar di berugak literasi dari luar desa bahkan luar kecamatan” ucapnya

Dengan adanya beeguak Literasi ini, pihaknya menguapkan terimakasih kepada pemerintah kebuapaten Lombok Timur khusus Dinas Pendidikan dan Kebudayaan karena telah mendukung berugak literasi dengan menyumbangkan buka sekitar 300 exemplar dan berbagai jenis judul yang digunakan peserta didik di masa pendemi untuk mengisi waktu nya untuk menbaca.

“Saya berharap ada nya dukungan dari pemerintah Desa, Kecamatan, atau para relawan yang senang melihat kegiatan – kegiatan seperti ini sehingga kedepan bisa menumbuhkan anak – anak yang berbudi luhur dan berahlak mulia” harapnya (Arl) ini

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini