Bupati Lotim Sentil OPD: Jangan Banyak Bicara, Perbanyak Kerja!

Lombok Timur, PorosLombok.com – Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, geram melihat kinerja OPD yang dinilai masih lamban. Dalam rapat koordinasi di Ballroom Kantor Bupati, Kamis (6/3), ia menegaskan bahwa pembangunan daerah butuh aksi nyata, bukan sekadar wacana.

“Jangan hanya bicara, perbanyak kerja!” tegasnya di hadapan pimpinan OPD, camat, pimpinan BUMD, dan jajaran eselon III.

Bupati langsung menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) minimal Rp 500 miliar. Ia meminta OPD terkait bekerja lebih keras untuk mencapai angka tersebut.

Tak main-main, ia juga memerintahkan audit terhadap BUMD seperti PD Selaparang Agro dan PT Energi Selaparang, termasuk RSUD, BAZNAS, dan Dinas Pendidikan. Jika ditemukan kerugian negara, solusinya cuma satu: harus dikembalikan!

Tak hanya soal keuangan, Bupati juga menyoroti pelayanan publik. Ia meminta agar peserta BPJS dari kelompok miskin ekstrem diberikan tanda khusus agar mendapat prioritas dalam layanan kesehatan. Ia juga menegaskan bahwa pelayanan harus dilakukan dengan senyum, sapa, dan penuh keramahan.

Di sektor ekonomi, Bupati tak mau hanya mendengar laporan inflasi tanpa langkah konkret. Dinas Pertanian diminta membagikan bibit cabai dan bawang merah kepada masyarakat, sementara Dinas Perdagangan diperintahkan memperketat pengawasan LPG bersubsidi, termasuk mengecek isi tabung agar tidak ada kecurangan yang merugikan rakyat.

Sebelum menutup rapat, Bupati kembali mengingatkan soal kebersihan lingkungan. Menurutnya, kebersihan kantor pemerintahan dan fasilitas publik mencerminkan keseriusan pemerintah dalam bekerja.

“Kalau kantor pemerintah saja kotor, bagaimana masyarakat bisa percaya kita bisa urus daerah ini?” sentilnya.

Dengan sederet instruksi tegas ini, Bupati ingin memastikan Lombok Timur tak lagi banyak bicara, tapi benar-benar bekerja!

Arul | PorosLombok

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

2 KOMENTAR

TERBARU