(Lombok Timur,PorosLombok.com) – Seorang pria lanjut usia bernama Makwan (66), yang bekerja sebagai buruh tani di Dusun Dasan Tinggi, Desa Sambalia, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, ditemukan tewas tergantung pada Senin (9/9/2024) sekitar pukul 16.30 WITA. Dugaan sementara, MK melakukan bunuh diri karena tekanan utang.
Korban pertama kali ditemukan oleh Riska Sutri Apriani (19), yang saat itu hendak memandikan anaknya di kamar mandi. Menyaksikan kondisi Makwan yang tergantung, Riska segera berteriak meminta pertolongan kepada warga sekitar.
Amaq Kandi (55), seorang pengunjung yang datang untuk menagih utang, bersama seorang warga lainnya, Heri, segera menurunkan Makwan dan membawanya ke Puskesmas Sambelia. Upaya tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi Makwan.
Kasi Humas Polres Lombok Timur, Iptu Nicholas Usman, menyatakan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Berdasarkan hasil sementara, korban diduga kuat melakukan bunuh diri.
“Namun, kami tetap membuka ruang untuk penyelidikan lebih lanjut jika ada informasi baru yang muncul. Penyelidikan akan dilanjutkan apabila ada fakta-fakta baru yang terungkap.”ujar Iptu Nicholas.
Menurut keterangan warga sekitar, Makwan memiliki sejumlah utang kepada rekan-rekan sesama saudagar kambing. Hal ini diduga menjadi alasan di balik tindakan nekat tersebut, yang menyentak warga sekitar.
Pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak dilakukannya autopsi. Mereka berharap Makwan dapat beristirahat dengan tenang.
Jenazah Makwan telah dibawa kembali ke rumah duka sekitar pukul 18.20 WITA. Pemakaman dijadwalkan berlangsung pada Selasa (10/9/2024) pukul 14.00 WITA di pemakaman umum Dusun Dasan Tinggi.
(Arul/PorosLombok)
















