Direktur RSUD Soedjono Mengkonfirmasi Bayi Kembar Siam Asal Keruak Meninggal Dunia

LOTIM – PorosLombok.com | Bayi kembar Siam sempet perut dan sempet dada dengan hanya memiliki 1 jantung dan 1 hati asal Dusun Tundak, Desa Batu Putek, Kecamatan Keruak, Lombok Timur, akhirnya meninggal dunia, Minggu pagi (30/4) sekitar jam 06.00 wita di RSUD R. Soedjono Selong.

Kematian bayi kembar Siam yang lahir pada hari Jum’at (28/4) sekitar pukul 08.45 wita itu dikonfirmasi Direktur RSUD R. Soedjono Selong, dr. H. Hasbi Santoso, Minggu (30/4).

Bayi yang dilahirkan dari seorang ibu bernama Zahratul Qadariah (32) telah diprediksikan sejak awal tidak akan bertahan lama oleh tim dokter setempat lantaran organ tubuh yang tidak sempurna.

Menurut Hasbi Santoso, kasus kelahiran bayi kembar siam dengan organ satu hati dan satu jantung mungkin perbandingan 1000 kelahiran.

Kendati demikian, bayi kembar Siam dengan satu organ ini tidak serumit dibanding kasus kembar Siam Inayah dan Anayah asal Desa Jurit, Pringgasela beberapa waktu lalu.

“Kita sudah memprediksikan bakal tidak bertahan lama dengan satu organ hati dan jantung. Jikalau dipaksakan untuk dioperasi sekalipun kemungkinan kedua bayi tersebut tidak akan selamat,” tandas Hasbi Santoso.

Sebelumnya Hasbi Santoso menyampaikan, bahwa andai pun bayi kembar tersebut dapat bertahan hidup maka selama akan berdempet, dikarenakan hanya memiliki satu jantung sehingga tidak bisa dilakukan operasi pemisahan, sebagaimana Anaya dan Inaya.

Editor: anas

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi

TERBARU