Salah satu Pembimbing Kemasyarakatan Bapas Mataram, Sudrajat Triwandoko, menyampaikan bahwa konseling menjadi bagian dari bentuk pembimbingan kepada klien.
Konseling, katanya, menjadi wadah komunikasi antara pembimbing kemasyarakatan dengan kliennya masing-masing.
Melalui konseling, sambung dia, klien dapat bercerita mengenai permasalahan yang dihadapinya selama menjalani program integrasi, sehingga pembimbing kemasyarakatan bisa memberikan pandangan untuk alternatif solusi pemecahan permasalahan tersebut.
“Lewat konseling itu, kami bisa mengidentifikasi permasalahan klien sehingga bisa mengindentifikasi masalah serta menawarkan alternatif solusi untuk pemecahan permasalahannya,” terang Drajat kepada awak media usai memberikan konseling pada kliennya.
Lebih lanjut Drajat menuturkan, bahwa konseling juga menjadi salah satu strategi untuk menciptakan suasana yang akrab antara PK dengan kliennya.
Keakraban ini akan memudahkan bagi PK untuk memberikan program bimbingan sekaligus pengawasan program integrasi kepada klien ke depannya.
“Konseling bisa bikin suasana akrab antara PK dan kliennya. Jadi, program bimbingan dan pengawasannya ke depan bisa lebih mudah dilakukan,” pungkasnya.
(Anas/pl)















