(PorosLombok.com) – Sosok di balik megahnya desain Coldrone Menara Api untuk Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII di Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya terungkap.
Dialah Saiful Haq”, warga asli NTB yang dipercaya mengonsep langsung menara tersebut.
Dalam keterangannya kepada PorosLombok, Senin (21/7), Saiful menyampaikan bahwa konsep Coldrone yang dirancangnya mengusung nuansa lokal yang kuat.
Menara itu bukan hanya sekadar struktur, melainkan lambang kebanggaan dan identitas NTB.
“Tempat api yang akan menyala kami ambil dari bentuk ‘tembolak’, tudung khas Suku Sasak. Sementara tiangnya mengambil inspirasi dari jendela Masjid Islamic Center,” jelas Saiful.
Menurut dia, desain tersebut dirancang agar masyarakat langsung mengenali ciri khas NTB hanya dengan melihat menara tersebut.
“Kalau orang dari luar masuk lewat bypass, mereka akan ketemu Mataram Metro. Lalu saat jalan-jalan ke Masjid Islamic Center, mereka akan menyadari bahwa itu bagian dari Coldrone ini. Jadi secara visual, menara ini menyatukan ikon-ikon penting NTB,” ujarnya.
Saiful menyebutkan, dari bagian tembolak inilah api akan keluar dan menyala. Hal itu menjadi simbol semangat dan kekuatan NTB sebagai tuan rumah perhelatan olahraga masyarakat berskala nasional.
“Ini murni konsep kami. Ini sumbangsih kami sebagai anak daerah. Kalau bukan kita sendiri yang mendesain dan mengangkat identitas NTB, orang luar tidak akan mengerti,” tegasnya.
Ia juga mengaku sangat berterima kasih kepada Gubernur NTB yang telah memberi kepercayaan kepada tim lokal untuk mengambil peran penting dalam desain ini.
“Tumben-tumbenan kami dilibatkan di event nasional seperti ini. Kami sangat berterima kasih kepada Pak Gubernur atas kepercayaan ini. Akhirnya, kami punya kesempatan untuk unjuk gigi,” ujarnya.
Saiful menyadari bahwa selama ini pelaku usaha lokal, terutama di bidang logam dan desain, kurang mendapatkan ruang untuk tampil di proyek-proyek besar.
“Selama ini kami memang tidak pernah diberi kesempatan. Tapi kali ini kami siap bersaing dengan IKM logam dari luar. Mau sekreatif dan secanggih apa pun kebutuhannya, kami sanggup buat,” tegasnya.
Dia yakin, jika pelaku lokal terus dilibatkan dalam event-event berskala besar, maka produk NTB akan bisa bersaing bahkan mendunia.
“Kalau dilibatkan terus, kami yakin produk kami bisa mendunia. Sama seperti mimpi Pak Gubernur: NTB makmur dan mendunia. Kami siap ikut mewujudkannya,” pungkas Saiful.
(arul/PorosLombok)














